Jakarta, Faktual.Net-Satuan Pelaksana (Satpel) Suku Dinas Lingkungan Hidup (LH) Kecamatan Kelapa Gading, Jakarta Utara memiliki cara untuk mengurangi volume sampah di wilayahnya. Salah satunya dengan membudidaya larva maggot untuk mengurai sampah makanan sebelum dibuang ke Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang, Bekasi, Jawa Barat.
Kasatpel Sudin LH Kecamatan Kelapa Gading, Marinov mengatakan, larva magot digunakan untuk memakan sisa makanan. Kotoran dari larva jenis Black Solder Fly (BSF) ini juga di manfaatkan menjadi kompos.
“Maggot adalah bayi larva lalat black soldier fly yang mampu menguraikan sampah organik menjadi kompos dengan sangat cepat dalam jumlah besar.
“Budidaya maggot rencananya akan dilakukan ditiap Rukun Warga (RW) yang ada di Kecamatan Kelapa Gading,” ujar Marinov, Kamis (27/08/2020).
“Setelah budidaya disini berhasil, nantinya akan diperluas ke tiap-tiap RW supaya dapat mengurangi sampah,”imbuhnya.
Lebih jauh ia mengatakan, selain dapat mengurangi sampah, hasil magot sendiri nantinya diperuntukkan untuk pakan budidaya ikan lele.
“Kami berharap budidaya maggot yang telah dilakukan sejak satu bulan itu dapat dijadikan contoh warga untuk melakukan pengurangan sampah melalui budidaya maggot,”ungkapnya.(Amin)














