Example floating
Example floating
Daerah

Umar Bonte Peringati Penyebar Video Hoax Pj Bupati Mubar Pro Ganjar Segera Minta Maaf

×

Umar Bonte Peringati Penyebar Video Hoax Pj Bupati Mubar Pro Ganjar Segera Minta Maaf

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

 

Ketua Umum Pro Ganjar, La Ode Umar Bonte

FaktualNet.Muna- Video Pernyataan Pj Bupati Muna Barat, Bahri di salah satu media sosial tiktok  yang menyebut Pro Ganjar disoal.

Pasang Iklanmu
Example 468x60
Pasang Iklanmu

Bahkan dikait-kaitkan dengan arah dukungannya pada salah satu calon DPD RI, La Ode Umar Bonte dan Calon Presiden, Ganjar Pranowo.

Padahal video yang sengaja disebar itu telah dicut sehingga publik tidak melihat secara utuh isi video.

Polemik itupun mendapat reaksi keras dari La Ode Umar Bonte yang juga sebagai Ketua Umum Pro Ganjar. Pria yang kerab disapa UB itu merasa tersinggung organisasi yang dipimpinnya dibawah-bawah ke ranah politik.

Ia menjelaskan Pro Ganjar yang dimkasud Pj Bupati Muna Barat bukanlah berkaitan dengan Calon Presiden, melainkan dukungan terhadap Gerakan Nasional Jaringan Nusantara nama sebuah organisasi kepemudaan yang dipimpinnya.

“Jadi tidak ada kaitannya dengan Calon Presiden,” ujarnya pada awak media, Sabtu (11/11/2023).

Calon Anggota DPD RI turut prihatin atas upaya penyebaran kebencian melalui video hoax. Hal yang terjadi sebenarnya adalah saat itu posisinya menghadiri kegiatan di Muna Barat itu kapasitasnya sebagai Ketua DPP KNPI sekaligus Ketua Umum Pro Ganjar. Apalagi saat itu belum masuk tahap penetapan calon.

Baca Juga :  Aktivis Samata Soroti Sikap Bungkam Kadisbud Takalar Terkait Rekanan Buku

“Makanya saya sedih sekali peristiwa itu dikait-kaitkankan dengan Politik. Tidak boleh situasi politik seperti ini dibawah-bawah,” ujarnya

Ia pun mengutuk keras pihak yang sudah mengedit dan penyebar video hoax itu sehingga menimbulkan asumsi liar dan menggiring oponi bahwa Pj Bupati Muna Barat seolah memihak disalah satu Capres.

“Saya minta video itu agar ditake down dan pelaku memberikan permintaan maaf secara terbuka selama 2×24 jam. Jika tidak, kita akan tempuh jalur hukum,” tegasnya

Sebagai calon Anggoya DPD RI UB memahami kapasitasnya bahwa tidak diperbolehkan terlibat dalam dukung mendukung Calon Presiden dan itu diatur dalam Undang-undang.

“Begitipun Pak Pj Bupati, pastinya tau aturan. Tidak mungkin beliau dipercayakan sebagai Pj Bupati bila tidak tau aturan. Beliau orang terdidik dan paham aturan,”ucapnya

“Saya merasa tersinggung organisasi saya dibawah-bawah seolah-olah mendukung salah satu capres, nggak boleh. Yang pasti saya saat ini tidak mendukung Capres manapun karena saya Calon DPD RI yang tidak boleh terlibat dukung mendukung salah satu Calon Presiden. Undang-undang melarang itu,”tambahnya

 

 

Tanggapi Berita Ini
https://faktual.net/wp-admin/post.php?post=199474&action=edit