Example floating
Example floating
DaerahPemerintahan

Uji Coba Fery Masuk Pelabuhan Gita Dianggap Layak

×

Uji Coba Fery Masuk Pelabuhan Gita Dianggap Layak

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Faktual.Net,Tidore. Pemerintah Daerah Kota Tidore Kepulauan melalui Dinas Peruhubungan mengaku setelah dilakukannya uji coba Fery dari Bastiong Ternate masuk ke Pelabuhan Gita Kecamatan Oba Kota Tidore Kepulauan telah dianggap layak.

Sehingga pada sabtu depan, pelabuhan Gita akan dilakukan persinggahan perdana oleh Kapal Fery dari Bastiong ternate menuju Pelabuhan Gita, dan dalam perjalanan dari Bastiong menuju pelabuhan Gita diperkirakan memakan waktu selama 4-5 jam, dan apabila dalam perkembangannya terdapat animo masyarakat yang cukup tinggi atas kebutuhan transportasi laut, maka Dinas Perhubungan Kota Tikep akan melakukan koordinasi dengan pihak ASDP untuk menanmbahkan trip berlayar kapal Fery masuk ke Desa Gita.

Pasang Iklanmu
Example 468x60
Pasang Iklanmu

“Jika animo masyarakat banyak, maka kami akan mengusulkan ke ASDP melalui Balai Perhubungan Darat untuk ditambahan tiga trip, sehingga dalam seminggu sekali bisa dilakukan tiga kali masuk di Pelabuhan Gita,” ungkap Kepada Dinas Perhubungan Kota Tikep Daud Muhammad saat ditemui sejumlah media di Kantor Walikota Kota Tikep pada Senin, (6//01/20) .

Lebih lanjut dengan melihat infrastruktur pelabuhan Gita, kedepannya Dinas Perhubungan Kota Tikep akan melakukan multifungsi terhadap pelabuhan tersebut, sehingga tidak hanya Kapal Fery yang bisa bersandar di pelabuhan Gita, melainkan juga bisa dilakukan oleh kapal umum seperti kapal Kayu.

Baca Juga :  Kepala Desa Bontotangan Turun Langsung Bergotong Royong Perbaiki Jalan yang Lama Terabaikan

Namun yang paling terpenting dengan masuknya kapal fery ini, kata Daud pihaknya lebih melihat pada aspek manfaat, sehingga masyarakat di Kecamatan Oba maupun Oba Selatan dapat memperoleh pelayanan transportasi laut secara baik, nyaman dan aman.

“Setelah pelabuhan Gita dibangun dengan APBN yang begitu besar dan dikelola oleh KUPP Soasio namun sebelumnya tidak beraktifitas, tentu masyarakat tidak bisa memanfaatkan pelabuhan itu dengan baik, oleh karena itu Pemerintahan Daerah setelah melihat kebutuhan masyarakat kemudian merespon dan menindaklanjuti ke Gubernur, kemudian Gubernur teruskan ke Direktorat Perhubungan Darat sehingga pelabuhan Gita dapat dibuka sebuah lintasan baru, jadi di Maluku Utara itu hanya terdapat dua lintasan baru yakni Pelabuhan Gita Tidore, dan Pelabuhan Pulau Doi,” jelasnya.

Reporter : Aswan Samsudin

Tanggapi Berita Ini
https://faktual.net/wp-admin/post.php?post=199474&action=edit