Faktual.Net, Kendari, Sultra. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Universitas Halu Oleo memberangkatkan sebanyak 15 mahasiswa dan 6 dosen pembimbing lapangan untuk mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik 2019 yang berlokasi di Lalowaru, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), pada Rabu 24/7/2019. Peserta dilepas secara resmi oleh Dekan FPIK UHO selaku Koordinator Tim dalam kegiatan tersebut.
Pada kesempatan tersebut, Dekan FPIK UHO, Prof La Sara menyampaikan agar mahasiswa peserta KKN Tematik dapat memberi perubahan pola pikir pada masyarakat khususnya kepada bibit-bibit generasi yakni murid SD, SMP, dan SMA dalam melindungi sumberdaya kelautan dan perikanan di daerah itu.
“Ini merupakan bentuk kepedulian kami dalam membantu peningkatan pengetahuan dan kesejahteraan masyarakat. Kami mulai dari Kelurahan Lalowaru, dimana lokasi ini menjadi tempat binaan FPIK UHO” pungkas Dekan 2 Periode ini.
Namun selain itu, tempat ini juga sering dilaksanakannya kegiatan akademik lainnya seperti penelitian, praktikum, dan pengabdian kepada masyarakat yang saat ini sedang dilaksanakan.
Prof asal Buton itu mengharapkan perwujudan tempat itu menjadi Laboratorium Terpadu Pengembangan IPTEK Kelautan dan Perikanan FPIK UHO sehingga mampu menjawab persoalan daerah dan bangsa ini.
“Saya ingin FPIK UHO selalu menjadi bagian untuk memberi solusi bagi daerah perikanan dan kelautan, kepedulian ini harus saya tekankan kepada civitas FPIK UHO karena saya yakin masa depan bangsa bisa bertumpu pada sumberdaya perikanan dan kelautan” harapnya.
Oce Astuti, salah satu pembimbing juga menambahkan melalui KKN Tematik UHO terintegrasi ini ke depan bisa meningkatkan kualitas serta keterampilan mahasiswa “Sebagai pembimbing saya mengharapkan mahasiswa peserta cepat selesai dengan skill dan pengetahuan yang nantinya dapat diterapkan di masyarakat” tutupnya.
Reporter : La Ode Haeruddin
















