Faktual.Net, Gowa_ Bo,broknya sistem pemerintahan di bebepa kelurahan di kecamatan Tompobulu, di antaranya Kelurahan Malakaji. menjadi perhatian serius salah tokoh Pemuda malakaji yang sekaligus Ketua umum Suara Gowa “Robiansyah”.6/03/2020
hal itu di ungkapkan pada sesi tanya jawab di aula Sangkanyya pada Musrenbang tahun 2020 beberapa hari yang lalu.
Robiansyah dalam orasinya, menyampaikan dua poin aspirasi terhadap ke empat anggota DPRD gowa dapil IV yang hadir di musrenbang tersebut. “Poin pertama, Pentingnya sarana fasilitas tempat penampungan akhir sampah khusus untuk kelurahan Malakaji.
karena di kelurahan malakaji sudah ada kontainer dan motor kaisar pengangkut sampah, tetapi struktur yang mengatur tentang siapa yang bertanggung jawab dan melaksanakan kegiatan tersebut, itu belum dibentuk menurut sumber dari perangkat kelurahan tersebut dalam hal ini kepala dusun yang ada di kelurahan Malakaji sendiri.
Selanjutnya untuk TPA juga belum ada ( Tempat Pembuangan Akhir ) , sehingga Bapak Lurah Malakaji melarang Warga untuk buang sampah Di Kontainer yang telah di sediakan melalui anggaran Dana kelurahan.
Poin kedua, Meminta kepada anggota DPRD kabupaten gowa, khususnya legislator dapil IV dalam kapasitasnya sebagai badan pengawasan kepada seluruh pemerintah baik desa atau kelurahan dan semua instansi agar seluruh program kegiatan di kabupaten dapat terlaksana dengan baik.
baik itu dalam bentuk pembangunan fisik Maupun non-fisik dan transparansi terkait semua anggaran, karena di kelurahan malakaji ini belum ada papan transparansi atau papan informasi penggunaan anggaran Dana Kelurahan”. Ucap yang akrab di Sapa dg matu
Reporter : Enhal Abidin Penaklukh
















