Faktual.Net, Tangerang, Banten – Dalam rangka meningkatkan dan memberikan layanan prima, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Tangerang membuat inovasi pelayanan publik dengan sembilan inovasi terbaru pada pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) pada beberapa waktu lalu.
Untuk memperkenalkan inovasi tersebut, maka dilakukanlah kegiatan Launching Inovasi Pelayanan Publik yang diresmikan langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia ( Kakanwil Kemenkum HAM) Provinsi Banten, R. Andika di area Kunjungan depan Lapas Kelas II A Tangerang.
Kakanwil Kemenkum HAM Banten ini sangat mengapresiasi langkah inovasi yang dilakukan Lapas Kelas IIA Tangerang, karena hal tersebut dinilai merupakan terobosan baru sebagai solusi terbaik untuk tetap memberikan hak kunjungan warga binaan dan tetap mengikuti protokol kesehatan.
“Sungguh bagus dan menarik,” ucapnya singkat.
Andika pun menambahkan bahwa salah satu inovasi yang sangat menarik dan menjadi perhatiannya yakni Temu Sapa (Tetap Bertemu Saat Pandemi) karena menurutnya, inovasi tersebut sangat membantu warga binaan dalam pemenuhan haknya.
“Ini wujud dari pemenuhan Hak warga binaan dengan tetap kunjungan namun juga mengikuti protokol kesehatan ditengah pandemi yang kita hadapi, sehingga aman dan nyaman bagi keduanya,” ujarnya.
Sementara, Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Tangerang, Prihartati menerangkan bahwa inovasi-inovasi yang telah dilaunching tersebut adalah bentuk pemberian pelayanan prima kepada masyarakat pada umumnya dan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) pada khusunya, guna terciptanya kenyamanan, kepuasan dan komunikasi dalam membangun citra positif Pemasyarakatan yang lebih baik.
“Ini merupakan bentuk komitmen kami dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat dan WBP, dalam mewujudkan Pemasyarakatan yang bersih dan transparan menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM),” terangnya.
Dalam laporannya, wanita yang biasa disapa Ibu Jeger menjelaskan sembilan inovasi Lapas Kelas II A Tangerang dalam membangun Zona Integritas menuju WBK/WBBM, yakni: Temu Sapa (Tetap Bertemu Saat Pandemi), Satrio (Sistem Antrian Online), Safira (Sistem Antrian Face Id Narapidana), Gerobak Sehat Lapas Tanggo, Sapu Dewa (Sarana Pengaduan Dengan WhatsApp), Sergap (Self Service Warga Binaan Pemasyarakatan), Tenar Anjungan (Stempel Sinar UV Demi Keamanan dan Kunjungan), Cekatan (Cek Atribut dan Kelengkapan), serta Jago Tayang (Jalur Disabilitas Go dan Duta Layanan Kunjungan).
Kegiatan yang diawali dengan penampilan yel-yel WBK/WBBM oleh petugas Lapas Kelas II A Tangerang tersebut berjalan lancar dan dihadiri oleh Kepala Divisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Banten, Kepala Lembaga Pemasyarakatan se-Tangerang Raya serta seluruh petugas Lapas Kelas II A Tangerang.
Usai kegiatan launching inovasi, dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-75, Lapas Kelas II A Tangerang mengadakan kegiatan pembukaan Pekan Olah Raga dan Seni Narapidana (PORSENAP).
Kegiatan yang di buka oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Banten itu ditandai dengan pemukulan/serve bola voli pertama.
“Lapas klas II A Tangerang sudah semakin bagus dan baik,” pungkas Andika kepada wartawan.
Reporter: Bintarsih
















