
Faktual.net,Tinggimoncong Gowa-Ratusan warga kampung beru kelurahan pattapang ramai-ramai mendatangi kawasan bekas kebakaran hutan yang kini sudah menjadi lahan perkebunan kopi,mereka mendatangi lokasi tersebut karena tidak terima jika kawasan konservasi tersebut di jadikan lahan kopi oleh warga pendatang.
Kedatangan warga di pos (dua) lembanna itu adalah bentuk protes atas penanaman kopi oleh oknum yang diduga berasal dari luar kelurahan pattapang kecamatan tinggimoncog kabupaten gowa. Ahad 9/2/2020

Disaksikan langsung oleh camat tinggimoncong Andry Maurizt, kapolsek tinggimoncong IPTU Hasan Fadhlyh, bhabinkamtibmas, babinsa beserta para tokoh masyarakat,warga yang hadir lalu beramai-ramai mencabut tanaman kopi dan membongkar tenda yang terpasang di lokasi
Atas kejadian tersebut Andry maurizt selaku camat tinggimoncong amat menyayangkannya “Saya selaku pemerintah bersama masyarakat kampung beru sangat menyayangkan bahwa kawasan ini di jadikan lahan kopi oleh orang pendatang,perlu di ketahui bahwa lokasi ini adalah kawasan konservasi hutan yang juga oleh warga lembanna dijadikan sumber mata air” tegasnya.
Ini adalah titik lokasi yang beberapa bulan lalu mengalami kebakaran dan yang paling mengherankan bahwa lokasi ini hampir tiap tahunnya mengalami kebakaran kami menduga ini sengaja di bakar sebab ada maksud tertentu.”lanjutnya”
Sementara itu kapolsek tinggimoncong IPTU Hasan Fadhlyh.SH Menghimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan hal-hal yang berlebihan sehingga dapat merugikan kedua belah pihak” Saya meminta kepada masyarakat yang merasa di rugikan untuk dapat menahan diri dari tindakan yang bisa memicu perbuatan kriminal.














