oleh

Tidak Ada Prajurit Yang Hebat, Yang Ada Prajurit Yang Terlatih

Faktual.Net, Tegal. Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Tegal melaksanakan latihan menembak Pistol G2 Combat yang dilaksanakan di lapangan tembak Yonif 407/PK Ujung Rusi, Kabupaten Tegal, Provinsi Jawa Tengah,

Danlanal Tegal Letkol Mar Ridwan Azis M. Tr. Hanla CHRMP.,  pada kesempatan tersebut mengatakan latihan menembak merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap tiga bulan sekali  guna menjaga dan sekaligus mengasah naluri tempur prajurit, selain itu juga sangat bermanfaat untuk menjaga kebugaran tubuh serta meningkatkan kemampuan setiap prajurit dalam menggunakan senjata secara perorangan.

Latihan menembak yang rutin dilaksankan tiap tiga bulan tersebut dihadiri langsung Komandan Lanal Tegal, Para Perwira Staf Mako Lanal Tegal dan segenap Prajurit Lanal Tegal lainnya.

Sebelum melaksanakan latihan menembak, Danlanal Tegal memberikan beberapa pengarahan kepada seluruh prajurit, baik pelaku maupun pelatih serta tim pendukung.

Dalam pengarahannya Ia menekankan kepada seluruh prajuritnya agar bersungguh-sungguh dan selalu melaksanakan prosedur penggunaan senjata dengan baik dan benar, agar kemampuan menembak setiap prajurit semakin meningkat juga terhindar dari hal – hal yang tidak diinginkan, hingga menyebabkan terjadinya kerugian baik personel maupun materiil.

“Kemampuan dalam menggunaan senjata/ Pistol merupakan hal yang tidak bisa ditawar tawar lagi bagi Prajurit TNI, sehingga perlu dilaksanakan latihan yang rutin dan berkesinambungan guna tetap menjaga kemampuan menembak seluruh prajurit Lanal Tegal,” lugasnya. Jumat, (14/2/2020).

“Kita ketahui bersama tidak ada prajurit yang hebat yang ada prajurit yang terlatih, latihan harus dilakukan secara bertingkat, bertahap dan berlanjut agar setiap prajurit Lanal Tegal  mampu mencapai standar menembak yang telah ditetapkan oleh satuan dalam rangka menunjang tugas TNI AL kedepan,” tukasnya. (ari)

Berikan Komentar Anda Pada Berita Ini
Bagikan :
Baca Juga :  Rapat Koordinasi Menuju Zero Covid - 19, Tingkatan Recovery Rate dan Turunkan Mortality Rate