Faktual.Net, Batang, Jateng – Sehubungan dengan terbitnya pemberitaan di media Faktual.Net, dengan judul “BOP Madrasah Diniyah Takmiliyah Diduga Jadi Ajang Bancakan Oknum FKDT di Tingkat Kecamatan Blado” yang bersumber dari Kementerian Agama (Kemenag) RI pada 15 juni 2021, sempat menjadi perbincangan hangat.
Terkait pemberitaan tersebut FKDT tingkat Kecamatan Blado Rusdi, S.Pd.I, sudah melakukan klarifikasi dengan awak media, pada pukul 15.00 WIB, bertempat di Rumah Makan Mbah Kung, Jl. Pantai Sigandu – Ujungnegoro, Kec. Kandeman, Kab. Batang.
Pada pertemuan tersebut, Rusdi menyampaikan, bahwa adanya miskomunikasi antara FKDT tingkat Kecamatan dengan Penerima manfaat karena diduga kurangnya pemahaman terkait sistem penggunaan dana tersebut.
“Oleh karna itu, saya mencoba menemui rekan-rekan media secara langsung dengan didampingi wakil ketua FKDT kabupaten Nur Khozin, M.Pd. bersama Bendahara Salman Alfarizi untuk meluruskan persoalan ini,” ucapnya, pada Minggu (27/5/21).
Dikesempatan yang sama, menurut Salman Alfarizi juga menuturkan tentang kurangnya pemahaman dan pengetahuan dalam pengelolaan BOP, karna sebelumnya belum pernah menjadi penerima manfaat yang seperti ini.
Lanjutnya, Ia juga mengajak kepada rekan media Faktual.Net khususnya diwilayah Kabupaten Batang untuk membantu meliput kegiatan-kegiatan lain dari FKDT.
“Kedepan nantinya kita akan menjalin kemitraan yang baik dan mengajak kepada rekan media Faktual.Net meliput kegiatan-kegiatan kedepan untuk bisa dipublikasikan,” terangnya.
Selanjutnya, hal tersebut dapat didisampaikan kembali kepada masyarakat melewati media Faktual.Net untuk dapat dimengerti dan dipahami,” terang Nur Khozim selaku wakil FKDT Kabupaten Batang.
Tim/Red














