Example floating
Example floating
BeritaDaerahEdukasiPendidikan

Terapkan Prokes Ketat Wagub Sultra Lantik 116 Kepsek

×

Terapkan Prokes Ketat Wagub Sultra Lantik 116 Kepsek

Sebarkan artikel ini
Example 468x60
📷Ketgam: Wakil Gubernur Sultra, Dr H Lukman Abunawas SH MSi, didampingi Kadikbud Sultra, Drs Asrun Lio MHum PhD, dan Kepala BKD, Dr Zanuriah memberikan ucapan selamat kepada para kepala sekolah yang baru diLantik, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Faktual.Net, Kendari, Sultra — Terapkan protokol kesehatan (Prokes), Lukman Abunawas Wakil Gubernur (Wagub) Sulawesi Tenggara (Sultra) resmi melantik dan pengambilan sumpah jabatan 116 Kepala Sekolah (Kepsek) se-Sultra, digelar di dua lokasi yang berbeda masing-masing di Konawe, dan di Kolaka Timur (Koltim), Jumat (19/03/2021).

Kepsek yang telah dilantik setingkat SMA, SMK dan SLB. Berasal dari Konawe Selatan (Konsel) yang berjumlah 32 orang, Konawe 27 orang, Konawe Utara (Konut) 10 orang, Buton 2 orang, Buton Selatan (Busel) 2 orang dan terkahir Bombana 1 orang. Pelantikan ini dilaksanakan pada pagi hari, selanjutnya siang hari dilanjutkan melantik 24 orang Kepsek asal Kolaka, dan 18 orang Kepsek asal Koltim.

Pasang Iklanmu
Example 468x60
Pasang Iklanmu

Lukman Abunawas berharap agar Kepala Sekolah yang dilantik dapat mengabdikan diri sebagai tenaga pendidik dengan penuh rasa tanggungjawab, olehnya itu seorang Kepala Sekolah harus memiliki kelebihan tertentu.

“Kita awali tugas dengan penuh rasa tanggungjawab, dilantik sebagai Kepsek tentu telah memenuhi kritetia. Ini adalah amanah yang harus dijalankan dengan sebaik-baiknya.

📷Ketgam: Wakil Gubernur Sultra, Dr H Lukman Abunawas SH MSi didampingi Kadikbud Sultra, Drs Asrun Lio MHum PhD dan Kepala BKD, Dra Zanuriah, saat memberikan sambutan dalam pelantikan 74 kepala sekolah, bertempat di SPMA Kabupaten Konawe.

Mantan Bupati Konawe dua periode itu juga mengingatkan untuk melakukan managemen terbuka dalam menata dunia pendidikan di sekolah. Selain itu, secara kepribadian Kepsek sebagai seorang pemimpin, menurut Lukman Abunawasharus memiliki tiga hal penting yang harus dimiliki dalam menjalankan tugas.

“Tiga hal yang perlu dimiliki seorang Kepala Sekolah, pertama adalah fisik yang kuat agar mampu menjalankan tugas-tugas sebagai seorang pimpinan di sekolah, kedua memiliki kelebihan dibidang ilmu pengetahuan, ketiga memiliki kelebihan dari aspek mental dan spiritual, seorang Kepala Sekolah tidak boleh suka emosi atau marah-marah karena jabatan ini banyak cobaannya,” ungkap Lukman Abunawas.

Baca Juga :  Ketua PWI Sulsel Zulkifli Gani Ottoh Bangun Tegaskan UKW Bukan Formalitas, Tapi Benteng Marwah Wartawan

Indikator kemajuan suatu daerah dapat dilihat dari pengelolaan dibidang pendidikan, sehingga jabatan Kepala Sekolah merupakan andalan pemerintah dalam dunia pendidikan, seiring dengan program nawacita dan peningkatan sumberdaya manusia.

“Di Sultra ini sudah ada program Sultra Cerdas, sehingga harus ada singkronisasi, mari tingkatkan prestasi dan kinerja. Fungsi Kepsek ini menata dan menyukseskan dunia pendidikan di Sultra, namun semuanya mengacu pada peraturan,” ungkap Lukman.

Menurut mantan Sekda Provinsi Sultra ini, Jabatan Kepsek adalah tugas tambahan dari seorang tenaga pendidik. Mengatur sekolah dan menginovasi kemajuan sekolah. Kepsek perlu memberdayakan guru-guru pendamping dalam membantu menagemen yang transparan di bidang pendidikan, semuanya harus berkontribusi,” urai Lukman Abunawas yang kini menjadiborang nomor dua di Sulawesi Tenggara (Sultra).

Ia pun menegaskan tentang konsekuensi jabatan seorang Kepsek, yaitu dalam kurung waktu yang telah ditetapkan akan dievaluasi.

“Kepada seluruh kepsek, saya memberikan waktu tiga bulan, baik yang baru dimutasi dan yang baru dilantik untuk meningkatkan kinerja, jika tidak mampu akan dikembalikan menjadi guru biasa. Prestasi kinerjanya akan dievaluasi tiga sampai enam bulan kedepan,” tegas Lukman Abunawas.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Sultra, Asrun Lio mengatakan pelantikan kali ini adalah yang kesekian kalinya dan digelar Kabupaten Konawe dan Koltim dengan menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes).

“Pelantikan ini dilakukan secara daring karena angka Covid-19 di Sultra menurun drastis. Pelantikan ini juga kita terapkan Prokes dengan ketat,” singkat Asrun.

Reporter: Kariadi

Tanggapi Berita Ini
https://faktual.net/wp-admin/post.php?post=199474&action=edit