Faktual.Net, Batang, Jateng – Sebagai bentuk upaya menekan perkembangan Penyakit Kuku dan Mulut (PKM) pada hewan ternak Polsek Limpung Polres Batang aktif blusukan di pasar hewan, Jumat (10/6/2022).
Pagi menjelang siang petugas polsek limpung menyambangi pasar hewan yang bertepatan pada pasarah pahing.
Kasi umum Polsek Limpung Aiptu Ernawan besama petugas Dinas Peternakan Farid dan Kepala pasar H. Indiharto, SE., menyambangi pedagan sapi di sekitar pasar.
Kepada pedagang, Aiptu Ernawan menyampaikan agar para pedagang selalu mewaspadai penyakit pada hewan dagangannya.
Ia juga, juga beri imbauan agar kondisi ternak yang akan di jual alangkah baiknya di cek dulu kesehatanya.
“Ketika sakit segera obati atau di bawa ke mantri / peskeswan,” pesannya kepada para peternak atau pedagang di pasar.
Petugas Dinas Peternakan Farid menjelaskan, sebelum masuk pasar, hewan supaya di semprot desinfektan dulu, pada kaki dan badannya sebagai langkah pencegahan.
“Pada pintu masuk kami semprot dulu, setelah itu kami periksa terlebih dulu, apabila terdapat ciri-ciri penyakit PMK kami isolasi serta di obati, semua itu agar tidak terjadi penularan, dan Alhamdulilah sampai saat ini belum pernah kami temukan yang terjangkit penyakit tersebut,” jelasnya.
Semenjak di buka kembali tanggal 4 juni kemarin semua ternak di pasar limpung sehat.
“15 hari pasar kami tutup atau dalam tiga pasaran pahin / pasaran hewan besar, semua prosedur kami laksanakan termasuk penyemprotan disinfektan pada ternak dan lingkungan pasar,Trimakasih pak kapolsek beserta jajarannya yang aktif menyambangi pasar,” terangnya.
Mulyo Salah satu pedagang sapi asal Tenggulangharjo Subah menyampaikan sebagai pedagang dan peternak dirinya selalu mewaspadai penularan penyakit pada sapi di rumahnya.
“Memang selama ini belum pernah di temukan, tetapi bila menemuinya saya laporkan kepada dinas, agar tidak menjalar. Sebagai langkah antisipasi penyemprotan desinfektan selalu saya lakukan dikandang,” ungkapnya.
Kepala kepolisian Sektor Limpung AKP Prisandi Tiar, S.T.,S.Kom. menampaikan sesuai arahan Kapolres Batang AKBP M.Irwan Susanto, S.I.K., S.H., M.H. bahwa Polisi berkomitmen bersama dinas terkait akan terus memantau perkembangan situasi supaya kasus tersebut tidak menyebar.
Menindak lanjuti perintah Kapolres Batang, jajaran Polsek Limpung berkoordinasi dengan dinas peternakan dan pasar untuk menekan penyebaran PMK pada hewan. imbauan kepada masyarakat selalu disampaikan oleh petugas dilapangan termasuk Bhabinkamtibmas dan Polmas di desanya, semua itu agar stabilitas kamtibmas terjaga.
“Terimakasih kepada pihak Dinas Peternakan dan Kepala pasar yang selalu berkomunikasi dan koordinasi selama ini,” katanya.
Penyakit Kuku dan Mulut pada hewan berkuku telah ramai di beritakan, sebagai langkah nyata dalam menjaga kondusifitas kamtibmas pihak Polsek Limpung aktif memberikan imbauan dan pembinaan kepada mayarakat untuk menekan penyebaranya.
Niko














