Example floating
Example floating
BeritaPeristiwa

Tegangan Listrik Rendah Sejak 2000, Warga RK Parangpesu Keluhkan, Lambannya Penanganan PLN

×

Tegangan Listrik Rendah Sejak 2000, Warga RK Parangpesu Keluhkan, Lambannya Penanganan PLN

Sebarkan artikel ini

Faktual.net, Gowa, Sulsel– Warga Dusun Taipajawa, RK Parangpesu, Desa Bontolempangan, Kecamatan Bontolempangan, Kabupaten Gowa, kembali mengeluhkan kondisi tegangan listrik rendah yang telah berlangsung sejak tahun 2000 dan hingga kini belum mendapatkan penanganan yang jelas dari pihak PLN.

Salah seorang warga, Haris, mengungkapkan bahwa sejak awal masuknya jaringan listrik PLN ke wilayah tersebut, kualitas tegangan listrik memang tidak pernah normal. Kondisi itu disebabkan jarak trafo yang terlalu jauh serta ukuran kabel jaringan yang dinilai tidak memadai.

“Sejak awal memang tidak pernah bagus tegangannya di RK Parangpesu. Trafo terlalu jauh dan ukuran kabel kecil. Sudah berulang kali kami sampaikan ke PLN, tapi sampai sekarang belum ada kejelasan,” ujar Haris, Kamis (8/1/2026).

Menurut Haris, keluhan tersebut telah disampaikan berulang kali ke PLN Unit Bontoloe. Bahkan pada akhir tahun 2025 lalu, warga sempat menerima gambar rencana pekerjaan berupa penarikan jaringan JTM, pembangunan gardu distribusi 100 kVA, serta uprating jaringan tegangan rendah. Rencana tersebut disebut akan dikerjakan pada Desember 2025.

Namun hingga memasuki tahun 2026, rencana tersebut tidak kunjung terealisasi. Akibat suplai listrik yang berada di bawah standar, sedikitnya sekitar 70 rumah warga di RK Parangpesu terdampak. Sejumlah peralatan elektronik milik warga dilaporkan mengalami kerusakan, sementara aktivitas rumah tangga dan usaha kecil masyarakat turut terganggu.

Baca Juga :  Sebanyak 7 fraksi DPRD Gowa Sepakat Usulkan Pemberhentian Bupati Bola Panas Kini Bergulir Ke MA dan Kemendagri

“Sekarang justru tambah parah. Banyak alat elektronik rusak karena tegangan rendah. Kasihan masyarakat,” tambah Haris.

Terkait keluhan warga tersebut, wartawan telah mengonfirmasi Dafy, selaku Manajer ULP Kalebajeng, Kabupaten Gowa. Namun yang bersangkutan menyampaikan bahwa dirinya tidak dapat memberikan penjelasan terkait aspek teknis permasalahan tersebut.

“Terkait permasalahan teknis, saya tidak bisa menjawab ya, Pak, karena saya tidak punya kapasitas di situ. Lebih bagus kalau kita konfirmasi langsung ke bagian teknik supaya tahu sudah sampai mana prosesnya, dan untuk menghindari informasi yang simpang siur,” ujarnya.

Sementara itu, Hendri dari PLN Unit Bontoloe, serta Riskan dari bagian teknik PLN Kalebajeng Gowa, belum memberikan respons atas upaya konfirmasi wartawan hingga berita ini diterbitkan.

Warga berharap pihak PLN, baik di tingkat unit maupun manajemen, segera memberikan kepastian dan merealisasikan perbaikan jaringan listrik yang telah lama dijanjikan, agar masyarakat Dusun Taipajawa, RK Parangpesu, dapat menikmati layanan listrik yang layak, aman, dan sesuai standar pelayanan publik.

Redaksi masih membuka ruang hak jawab bagi pihak PLN apabila ingin memberikan klarifikasi terkait pemberitaan ini.

Syadir Ali

Tanggapi Berita Ini