Faktual.net, Kendari, Sultra. Sebanyak empat puluh empat pengurus Karang Taruna (KT) Kota Kendari dikukuhkan kepengurusannya oleh Walikota Kendari Sulkarnain Kadir, SE., MM disalah satu hotel ternama di Kota Kendari pada Kamis, 7/2/2012.
“Pengukuhan Karang Taruna Kota Kendari semoga bisa berkontribusi pada pembangunan Kota Kendari. Presiden Soekarno pernah berpesan berikan saya sepuluh pemuda maka saya akan menggungcang dunia,” kata Sulkarnain dalam sambutannya, yang disambut tepuk tangan pengurus.
Pelantikan dan pengukuhan KT Kota Kendari yang dihadiri camat dan lurah se Kota Kendari itu ditegaskan oleh pengganti Adriatma Dwi Putra itu sebagai ajang silaturahmi. Diakhir acara Sulkarnain berpesan bahwa meskipun dalam suasana pesta politik namun tak ada red karpet bagi caleg meskipun anggota KT. “Silahkan berkompetisi, dalam suasana politik ini tidak ada red karpet bagi caleg, silahkan bebas berkompetisi,” tegasnya.
Sementara itu Sudarmanto Saeka, SE MSi Ketua KT Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), mendahului sambutan Walikota Kendari Sulkarnain K, mengatakan kepada pengurus KT Kota Kendari untuk tidak membiarkan Walikota Kendari bekerja sendiri serta berharap agar KT Kota Kendari dapat bersinergi dengan masyarakat dan pemerintah. “Kami dari pengurus Karang Taruna Provinsi berupaya mendatangkan program dari pusat untuk Karang Taruna baik tingkat provinsi maupun kota,” ungkap caleg nomor urut satu dari Partai Nasdem Dapil Kota Kendari ini yang masih berstatus anggota DPRD Provinsi Sultra.
Ketua KT Kota Kendari dr Jabar Al Jufri di dampingi Wakil Ketua I Ridlan Nurung, S.Sos, mengungkapkan bahwa usai pengukuhan organisasi yang dipimpinnya akan segera melakukan konsolidasi kepengurusan KT se kecamatan dan kelurahan di Kota Kendari.
Adapun Gebrakan yang direncanakannya adalah pemberdayaan komunitas sesuai kearifan potensi yang ada di tiap kelurahan.
“Kelurahan yang punya potensidiberdayakan sesuai potensi sumber dayanya, misalnya pemberdayaan perikanan untuk kelurahan pesisir laut seperti Lapulu,” ungkap lelaki yang berprofesi dokter ini, namun mencoba terjun ke politik dengan harapan bisa mempengaruhi perubahan pada sistem kesehatan di Kota Kendari.
Reporter Wa Ode Deli Yusniati
















