Faktual.net – Jakarta, 22 Agustus 2025 – Film musikal terbaru dari maestro Garin Nugroho, “Siapa Dia,” sukses menggelar gala premiere pada 21 Agustus 2025. Film ini menjadi hadiah istimewa bagi Indonesia di bulan kemerdekaan, mengeksplorasi sejarah bangsa melalui lensa sinema dan budaya pop dari era kolonial hingga era digital.
Nicholas Saputra dalam Peran Terambisius
“Siapa Dia” menampilkan Nicholas Saputra dalam peran paling menantang dalam kariernya. Aktor peraih dua Piala Citra ini memerankan empat karakter dari empat era berbeda, masing-masing dengan kisah cinta, tragedi, dan lagu yang mencerminkan zamannya. Ia beradu akting dengan Amanda Rawles, Widi Mulia, Ariel Tatum, Monita Tahalea, Happy Salma, Joanna Alexandra, Dira Sugandi, Cindy Nirmala, dan Gisella Anastasia, yang menghidupkan tokoh-tokoh perempuan lintas generasi.
Kolaborasi Tiga Maestro
Film ini adalah hasil kolaborasi dari tiga maestro lintas disiplin: Garin Nugroho (sutradara), Faizal Lubis (penata musik dan produser eksekutif), dan Eko Supriyanto (koreografer). Perpaduan musik, tari, dan sinema menciptakan pengalaman musikal yang merayakan cinta dan perjalanan sejarah bangsa.
Kisah dalam Koper, Cinta dalam Sejarah
“Siapa Dia” bercerita tentang Layar (Nicholas Saputra), seorang sutradara muda yang mencari inspirasi untuk film musikal. Ia menemukan koper berisi surat dan catatan harian cinta dari buyut, kakek, dan ayahnya di rumah buyutnya. Bersama timnya, Denok (Widi Mulia) dan Rintik (Amanda Rawles), Layar mencoba mengangkat kisah-kisah cinta itu ke layar lebar.
Proses kreatif ini membawa Layar ke dalam kehidupan para leluhurnya, dari era kolonial, masa kemerdekaan, hingga represi Orde Baru, masing-masing dengan melodrama cinta, nyanyian, dan tarian. Sejarah sinema Indonesia menjadi latar bagi kisah cinta lintas generasi, hingga Layar menemukan cintanya sendiri di masa kini.
Lima Babak, Lintas Zaman
Film ini terbagi dalam lima babak yang menampilkan kisah cinta leluhur Layar dengan nuansa musikal khas zamannya:
– Prolog: Layar menemukan koper berisi surat cinta.
– Babak 1 (Masa Kolonial): Buyut Layar jatuh cinta saat pertunjukan Lutung Kasarung. Lagu utama: Nurlela.
– Babak 2 (Masa Pendudukan Jepang): Kakek Layar bertemu Mui, pejuang Tionghoa, dan Maria, anggota Palang Merah. Lagu utama: Kopral Jono.
– Babak 3 (Orde Baru): Ayah Layar menjalin cinta dengan Sari, anak jalanan, dan Indah, gadis persewaan komik. Lagu utama: Anak Jalanan.
– Epilog: Layar menyelesaikan film musikalnya.
Setiap babak merekam denyut sejarah sinema Indonesia, dari komedi Stamboel, propaganda Jepang, hingga sinema Orde Baru dan era digital.
Budaya Pop dan Sejarah
Sebagai ikon budaya pop, Nicholas Saputra menelusuri jejak budaya pop dari masa ke masa, dari poster lukis, komedi stamboel, hingga majalah yang kini punah. “Siapa Dia” adalah refleksi perjalanan dan artefak budaya populer Indonesia.
“Siapa Dia adalah kado kemerdekaan untuk Indonesia. Saya ingin menghadirkan sejarah bangsa lewat melodrama, musik, dan tarian,” kata Garin Nugroho.
Nicholas Saputra menambahkan, “Ini tantangan luar biasa. Saya merasa menelusuri sejarah sinema dan budaya pop kita.”
Saksikan “Siapa Dia” di bioskop seluruh Indonesia.
Tentang Fabis Entertainment
Fabis Entertainment adalah bagian dari PT Fabis Kreasindo Pertama, didirikan pada 24 Agustus 2020. Berawal dari home recording studio, kini menjadi label musik dan rumah produksi film. “Siapa Dia” adalah film perdana mereka.
Reporter: Sri Supraptiningsih
















