Faktual.Net, Kendari, Sultra – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) H Ali Mazi SH menyerahkan Bantuan Siswa Miskin (BSM) kepada lima siswa perwakilan sekolah secara simbolis di Aula Merah Putih Rujab gubernur, Rabu, (25/11/2020).
Diketahui, sebanyak 1000 siswa miskin jenjang SMA, SMK negeri dan swasta se Sultra dapat bantuan pendidikan bersumber dari CSR Bank Sultra.
Gubernur Sultra, Ali Mazi SH mengatakan secara pribadi sangat bersyukur dan bangga bisa menyerahkan bantuan siswa miskin dan mengapresiasi Bank Sultra, OJK serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Sultra yang telah berkolaborasi dengan sangat baik dalam bidang pendidikan.
“Saya sangat bersyukur dan bangga ada CSR Rp. 200 juta untuk 1000 siswa miskin. Suatu kebanggaan buat saya artinya ini kolaborasi dan kerjasama yang luar biasa antara Bank Sultra, OJK dan dinas Dikbud dalam membuat program bantuan siswa miskin yang berjalan baik untuk mensukseskan salah satu program prioritas pembangunan Sultra yakni Sultra Cerdas,” jelasnya.
Dalam kesempatan itu, orang nomor satu di Sultra ini berharap agar siswa dapat memanfaatkan bantuan ini dengan baik.
“Muda-mudahan bantuan pendidikan senilai Rp. 200 ribu perorang ini bisa dimanfaatkan dengan baik,” harapnya.
Ia mengaku jika saat ini sudah menjalankan lima program prioritas pembangunan sultra Ali Mazi- Lukman Abunawas salah satunya Sultra cerdas.
“Jadi mencerdaskan anak bangsa sangat penting sekali. Walaupun Sultra sehat dilanda pandemi Covid-19 tapi kita masi tetap maju dan berjuang demi Sultra yang kita cintai ini,” katanya.
Dia juga mengaku jika program bantuan pendidikan siswa miskin akan terus berlanjut demi menciptakan siswa berprestasi yang dapat bersaing dikanca internasional.
“Insya Allah akan berkelanjutan karena program cerdas merupakan lima program prioritas Ali Mazi-Lukman untuk menciptakan siswa unggul, berprestasi yang dapat mengharumkan nama Sultra,” ucapnya.
Dalam kesempatan itu, Kadis Dikbud Sultra, Drs Asrun Lio M.Hum.,pH.D mengatakan jika bantuan pendidikan dari CSR Bank Sultra disalurkan secara langsung di rekening siswa masing-masing sehingga mempunyai nilai edukatif.
“Jadi penyalurannya tidak lagi melalui kepala sekolah atau rekening sekolah kali ini langsung ke rekening siswa. OJK dan Bank Sultra bersepakat jika pemberian bantuan ini mempunyai nilai edukatif maksudnya agar siswa bisa gemar menabung,” jelasnya.
Terkait rekening siswa, Asrun Lio menjelaskan jika pihak Bank Sultra akan membuat rekening siswa secara otomatis sesuai data dapodik siswa miskin dari Dikbud Sultra.
“Pihak Bank secara otomatis membuat rekening siswa sesuai data siswa miskin yang kami berikan. Masing-masing sekolah dapat jatah dua orang siswa yang tergolong miskin yang mendapatkan bantuan pendidikan ini,” terangnya.
Reporter: Marwan Toasa
















