Example floating
Berita

Satpol PP Batang Amankan 10 Pelajar Bolos Sekolah, Orang Tua dan Guru Dipanggil

×

Satpol PP Batang Amankan 10 Pelajar Bolos Sekolah, Orang Tua dan Guru Dipanggil

Sebarkan artikel ini

Faktual.Net, Batang, Jateng – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Batang menjaring 10 pelajar SMK BP2 Batang yang kedapatan bolos sekolah saat jam belajar berlangsung. Mereka ditemukan sedang nongkrong di Warung Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (16/10/2026).

Setelah diamankan, para pelajar tersebut diberikan pembinaan di Jalan Veteran, Kabupaten Batang. Mereka juga diminta membuat surat pernyataan agar tidak mengulangi perbuatannya.
Kepala Satpol PP Batang Haryono mengatakan, razia tersebut merupakan bagian dari upaya penertiban pelajar yang berada di luar lingkungan sekolah saat jam belajar aktif.

“Dari razia tersebut, kami mendapati 10 pelajar dari SMK BP2 Batang sedang nongkrong di Warung Kampus Dracik saat jam pelajaran berlangsung. 

Pembinaan terhadap pelajar yang bolos sekolah penting dilakukan untuk menjaga generasi muda sekaligus meminimalkan potensi pelanggaran hukum di kalangan pelajar.

“Selain diminta menulis surat pernyataan, Satpol PP juga mengundang guru dari sekolah tempat para pelajar tersebut menempuh pendidikan serta memberitahukan kejadian itu kepada orang tua mereka,” jelasnya.

Baca Juga :  Kasat Lantas Polresta Gowa Tekankan Perubahan Budaya Kerja dalam Pelayanan Masyarakat

Menurut Haryono, keterlibatan pihak sekolah dan keluarga diperlukan agar pembinaan tidak berhenti setelah razia dilakukan, tetapi juga berlanjut melalui pengawasan di lingkungan sekolah maupun rumah.

“Sebetulnya razia seperti ini rutin kami lakukan. Kami berharap ke depan anak-anak ini tidak mengulangi perbuatannya lagi,” harapnya.

Satpol PP Batang akan terus melakukan penyisiran di sejumlah lokasi yang berpotensi menjadi tempat berkumpulnya pelajar saat jam belajar berlangsung. Selain penertiban, petugas juga berencana melakukan kegiatan sambang ke sekolah-sekolah tingkat SMA untuk memperkuat edukasi dan pembinaan kepada para pelajar.

Haryono berharap, langkah tersebut dapat meningkatkan kedisiplinan siswa, mendorong mereka mengikuti kegiatan belajar secara tertib, serta mencegah perilaku yang berpotensi merugikan masa depan mereka. 

Tanggapi Berita Ini