Example floating
Example floating
BeritaHeadlineMetropolitanNasionalPemerintahanPeristiwa

Satgas PJLP SDA Kecamatan Tanjung Priok Jakarta Utara

×

Satgas PJLP SDA Kecamatan Tanjung Priok Jakarta Utara

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

faktual.net, Jakarta – Hujan deras turun pada senin malam (26/9), Jalanan di Jalan Danau Agung Utara kelurahan Sunter Agung Kecamatan Tanjung Priok Jakarta Utara, langsung ada genangan air semata kaki orang dewasa.

Pasang Iklanmu
Example 468x60
Pasang Iklanmu

PJLP pasukan biru SDA kecamatan Tanjung Priok yang mendapat informasi langsung menindaklanjuti dengan melakukan survei dan pembersihan pada Rabu pagi (28/9).

Pendeta HKBP Resort Ancol Podomoro Rijon Malcolm Siahaan yang mendampingi petugas PJLP mengatakan, pada malam senin hujan yang turun dengan deras membuat genangan air di depan Gerejanya, semata kak orang dewasa.

“Genangan air terjadi karena air yang dari parit masuk ke jalanan, padahal lamanya hujan turun baru sekitar 10 menit, tapi hari ini Rabu (28/9) petugas dari PJLP SDA kecamatan sudah datang dan bersihkan saluran air,” Ucap Pendeta Rijon Malcom Siahaan.

Sementara itu Robert Simanjuntak dari Lsm Tipikor menanggapi, terjadinya genangan air padahal hujan turun sekitar 10 menit, kemungkinan besar ada penyumbatan saluran air, yang saluran air tersebut tertutup karena berbentuk gorong-gorong di ujung saluran, yang jarang terlihat atau sulit untuk dimonitor.

Baca Juga :  Dari Kesenangan Berujung Kehancuran, Teuku Faisal Ungkap Bahaya Judi Online

“Hujan yang turun dari langit jatuh ke parit atau got dan ditampung dijalan, setelah petugas datang baru bisa mengalir ke waduk atau danau atau situ,” Ucap Robert Simanjuntak.

Sementara itu Rosid petugas PJLP menjelaskan, Rabu (28/9), memang terjadinya genangan disebabkan adanya penyumbatan dihilir saluran dengan adanya limbah atau sampah.

“Kami sudah bersihkan saluran air di U-dicth dan masuk ke dalam gorong-gorong untuk mengangkat sampah yang ada, seperti botol air mineral, sampah plastik, ada juga helm serta balok kayu, dan sekarang air yang tergenang di saluran sudah lancar mengalir,” Jelas Rosid.

Rosid menambahkan, kedepannya akan dilakukan program pengurusan saluran yang menguap. Dengan menunggu personil atau pasukan biru yang menyelesaikan pekerjaan dilokasi lain. (Zul).

Tanggapi Berita Ini