Serasehan Mahasiswa Katolik Menghadirkan Pembicara Aktivis Mahasiswa Islam Dan Nasionalis

30

Faktual.Net, Jakarta. Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) mengadakan Serasehan dan Deklarasi. Kegiatan yang mengangkat tema “Pemuda Indonesia Membangun Bangsa” berlangsung di Menteng Jakarta Pusat pada Sabtu Sore 10/11/2018 dihadiri organisasi mahasiswa Islam dan Nasionalis.

Hadir sebagai pembicara adalah KBP Ratno Kuncoro, SIK Kasubdit Keamanan Khusus Baintelkam Polri, Najih Prasetyo Ketua Umum DPP IMM, Juventus Prima Yoris Kago Ketua Presidium PP PMKRI dan Robaytullah Kusuma Jaya Ketua Umum DPP GMNI.

“Kita perlu studi banding keluar negeri, untuk melihat kondisi negara- negara yang jauh lebih miskin dan tertinggal dari Indonesia agar kita bersyukur hidup di Indonesia. Perlu mencontoh negara- negara maju agar kita bisa tertib dan disiplin. ATM (Amati, Tiru, Modifikasi) itulah motto yang saya terapkan selama tugas diberbagai negara,” kata KBP Ratno Kuncoro.

Baca Juga :  Minta Perlindungan, Mahasiswa Papua Datangi Markas FPI Kota Malang

Najih prasetyo selaku Ketua Umum DPP IMM mengatakan bahwa bangsa Indonesia didirikan dalam konteks yang berbeda-beda tetapi mempunyai cita-cita yang sama. Indonesia adalah negara yang multi kulturalisme. Konflik yang terjadi sebenarnya bukanlah masalah agama tapi konflik kepentingan, agama ditarik untuk kepentingan politik, alat untuk merebut kekuasaan. Sebagai generasi muda jangan mudah percaya dengan orang- orang yang memiliki kepentingan politik lalu menjadikan agama sebagai alat untuk menjatuhkan lawan politiknya.

“Generasi milenial gampang terpengaruh berita Hoax karena malas membaca dan cenderung menerima segala informasi dari media sosial,” ungkah Najih.

Senada dengan Najih, Ketua Umum DPP PMKRI mengatakan bahwa bangsa Indonesia ini terbangun dari berbagai suku dan agama dan perekat perbedaan itu adalah Pancasila.  “Indonesia menemukan sendiri kultur hidup serta karakter bangsa, kita sudah biasa hidup dengan berbagai suku, agama dan pancasila sebagai perekat bangsa,” ujar Ketua PMKRI Juventus Prima.

Baca Juga :  Duka Dan Bahagia Papua Adalah Duka Dan Bahagia Kita

Ditempat yang sama Robaytullah Kusuma Ketua Umum DPP GMNI juga menyampaikan : ” Sebagai generasi muda milenial kita harus mampu memfilter semua informasi yang kita terima, mana yang hoax dan mana yang fakta. Generasi muda harus melek literasi agar dapat melihat situasi dan bagaimana solusinya. Pemerintah diharapkan dapat mengkombinasikan informasi konvensional dan digital sehingga mampu mengatasi masalah-masalah yang terjadi dimasyarakat,” jelasnya.

Reporter : Rizal

Berikan Komentar Anda Pada Berita Ini
Bagikan :