faktual.net, Baubau, Sultra. Asosiasi Muda Pulau Binongko (ADAB) Kota Baubau dan Himpunan Pelajar Mahasiswa (HIPMA) Wangi-Wangi Kota Baubau mengadakan aksi kemanusiaan untuk membantu saudari Wa Rini Ramada, seorang warga Pulau Binongko, Wakatobi di Tugu Kirap, Kota Baubau pada Rabu, (21/6/2023).
Diketahui Wa rini dirujuk ke RS Siloam Baubau karena menderita penyakit yang serius. Hasil diagnosis menunjukkan bahwa ia mengidap kista ovarium kanan dan tabung falopi yang melengket dengan usus buntu.
Aksi kemanusiaan ini berlangsung selama dua hari, mulai dari tanggal 20 Juni 2023 hingga hari ini, dengan harapan dapat meringankan beban keluarga Wa Rini dan memberikan bantuan yang dibutuhkan selama masa pengobatan di Baubau.
Ketua ADAB Baubau, Difiarto, mengungkapkan bahwa aksi tersebut adalah wujud kepedulian mereka terhadap sesama, sebagai bentuk tanggung jawab sosial. Ia berharap bahwa apa yang mereka lakukan akan menjadi amal yang bernilai di sisi Allah SWT.
“Aksi kemanusiaan yang kami laksanakan ini merupakan bentuk kepedulian kami antar sesama manusia meskipun terlepas dari pasien tersebut berasal dari 1 kampung kami dan semoga apa yang kita perbuat dapat bernilai ibadah di sisi Allah SWT” tuturnya dengan penuh harap.
Kesempatan yang sama, Ketua HIPMA Wangi, Juadin yang juga memberikan pernyataannya, mengapresiasi bagi seluruh lapisan masyarakat Kota Baubau karena sudah menyumbangkan sebagian hartanya dengan penuh ikhlas berbagi kepada yang membutuhkan.
“Kami mengapresiasi seluruh elemen masyarakat Kota Baubau, selama dua hari ini kami melaksanakan aksi kemanusiaan kami melihat betapa masyarakat peduli terhadap sesama, mereka menyisihkan sebagian hartanya dengan ikhlas dan antusias ketika melihat ada warga yang membutuhkan uluran tangan kita semua” ujarnya.
Tanpa canggung, hari kedua aksi salah satu pembina ADAB turut serta dalam kegiatan tersebut. Menurut pembina ADAB, Aris Susanto, S Pd., M.Pd yang juga merupakan pengurus Kerukunan Keluarga Pulau Binongko (KKPB) Kota Baubau, menegaskan bukanlah jumlah nominal yang paling penting, namun kesungguhan untuk membantu meringankan beban sesama.
“Bukan banyaknya yang kita berikan kepada Ibu Wa Rini, namun keberkahan dan kebermanfaatannya lah sehingga bisa membantu dalam proses penyembuhan atau keperluan apapun selama di Baubau” tutup pria pemerhati Pendidikan Pulau Binongko tersebut.
Setelah mengumpulkan dana dari berbagai sumber, jumlah uang yang terkumpul mencapai Rp 2.505.000. Uang tersebut langsung diserahkan kepada orang tua Wa Rini pada malam harinya. Tindakan ini menunjukkan kepedulian dan solidaritas yang tinggi dari mahasiswa Wakatobi di Kota Baubau dalam membantu sesama yang sedang dalam kesusahan.
Diharapkan bahwa aksi kemanusiaan ini dapat menjadi contoh inspiratif bagi masyarakat lainnya dalam menunjukkan kepedulian dan kebersamaan dalam membantu sesama yang membutuhkan. Semoga Wa Rini segera sembuh dan mendapatkan pemulihan yang cepat, serta semakin banyak lagi orang yang terinspirasi untuk melakukan perbuatan baik dalam kehidupan sehari-hari. (red)
















