Faktual.Net, Jakarta, DKI Jakarta-Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI), Selasa, 14 Februari 2023, memberikan penghargaan kepada Ibu Juwita Arta Naarga Sitoumpul, SH dan Seksi Parompuan Persadaan Hutagaol untuk nama Rekor “Pemeriksaan Pap Smear Terbanyak kepada Warga dari Satu Marga” (Gratis kepada 142 Orang Komunitas Wanita Hutagaol), tercatat dalam Piagam Rekor MURI No. 10832/R.MURI/II/2023 – 14 Februari 2023.
Penghantar Kegiatan ini adalah Marsekal Muda (Purn) TNI AU Bonar Halomoan Hutagaol, MM yang juga sebagai Pembina PERKAPJU (Perkumpulan Komunitas Alumni Pelajar Jakarta Utara) dengan PERKAPJU-nya sehingga dapat menembus Rekor MURI sebagai pencatatan prestasi nasional yang dapat dibanggakan.
Kegiatan ini ternayata belum pernah tercatat sebelumnya baik dalam catatan prestasi Rekor Indonesia maupun Rekor Dunia, sehingga Museum Rekor Dunia – Indonesia (MURI), tidak tanggung tanggung memberikan Penghargaan untuk kegiatan ini dengan anugerah rekor dunia.
Pelaksaan kegiatan bertempat di Gedung Graha Dirgantara, Jl. Raya Protokol Halim Perdanakusuma No.8, RT.7/RW.9, Halim Perdana Kusumah, Jakarta, East Jakarta City, Jakarta 13610
Ketua Umum PERKAPJU, Drs. Agustono, MBA didampingi oleh Sekretaris Umum PERKAPJU dr. Komala Dewi menyampaikan, alhamdulillah puji syukur kehadirat illahi robi, atas berkat ridhonya PERKAPJU yang tahun 2021 lalu mendapatkan Penghargaan dari Museum Rekor Dunia – Indonesia (MURI) sebagai Perkumpulan Ikatan Alumni Pelajar pertama yang melayani vaksin covid-19 untuk para alumni dan pelajar dari kelurahan-kelurahan.
“Pada awal tahun 2023 ini, kami dapat ikut serta menghantarkan Ibu Juwita Arta Naarga Sitompul, SH (istri dari Pembina PERKAPJU Bapak Bonar Halomoan Hutagaol) mendapatkan anugerah REKOR DUNIA untuk kegiatan sosialnya memberikan gratis pemeriksaan Pap Smear kepada komunitas wanita marganya” kata Guston, panggilan akrab Agustono.
Pembina PERKAPJU Marda (Purn) TNI AU Bonar Halomoan Hutagaol, MM juga menyampaikan, kami berusaha untuk banyak melaksanakan kegiatan sosial agar bermanfaat untuk masyarakat banyak.
“Pencatatan & Penghargaan Rekor Dunia yang dianugerahkan oleh Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) ini, bukan untuk suatu ria atau kesombongan, tetapi sebagai cambuk Motivasi untuk kami terus Bergerak, Berbuat dan Bermanfaat bagi Masyarakat” pungkas Bonar.(Amin)
















