Faktual.Net, Kendari, Sultra – Badan Pengurus Harian Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Muhammadiyah (UMK), periode 2022-2023 resmi dilantik di Gedung Aula UMK, Jumat (02/12/2022).
Pelantikan Rakerpim dan Tarpim kali ini bertajuk “Rekonstruksi Gerakan dan Kinerja Pimpinan Melalui Intesintas Profektik Menuju PK IMM FEBI yang Berkemajuan” yang dibuka lansung oleh DPD IMM Sultra.
Ketua Umum IMM FEBI UMK Dirman, dalam sambutanya meyinggung tema pelantikan yang menjadi semangat pimpinan dalam satu periode ke depan. Berangkat dari realitas yang ada dengan semboyan anggun dalam moral, unggul dalam intelektual, yang sekedar semboyan melainkan membangun tradisi gerakan intelektual.
“Jika sebuah semboyan tanpa ada upaya untuk mewujudkannya dan intelektual kader pun tidak berkembang dan bahkan kalah oleh Mahasiswa 3K (kamar, kampus, kampung). Dengan kondisi kader yang seperti ini tentunya membuat daya tarik mahasiswa untuk ber-IMM sangat kurang dan bahkan karna di Muhammadiyah,” ujarnya.
“Kita diwajibkan ikut DAD maka mereka hanya akan ikut untuk menggugurkan kewajiban dan setelah itu mereka tidak akan mengaktifkan diri dalam IMM, bahkan memilih untuk berorganisasi di tempat lain karena mereka lebih berkembang dan nyaman di sana jadi tidak heran kalau banyak kader yang dualisme dan sebagainya,” sambungnya
Perlu merekonstruksi kembali gerakan, masi kata dia sesuai dengan trilogi IMM terutama intelektual sebab IMM adalah mahasiswa yang dikenal dengan intelektualitasnya.
“Mari kita tingkatkan kualitas dan perkuat Identitas gerakan IMM di Kota Kendari,” tandasnya.
Lebih jauh, ia mengingatkan kader perlu mengembalikan gerakan sesunggunya, sebab yang menjadi penggerak utama dalam komisariat kader harus membuka ruang dialegtis dan pemahaman serta pelatihan tentang IPTEK.
“Zaman era teknologi, kader harus memiliki minat dan bakat yang berbeda-beda, sehingga bukan hanya kuantitas kader melainkan kualitas daripada kader itu sendiri melalui kepemimpinan profetik maka hal tersebut dapat diwujudkan,” tegasnya.
Momentum ini, meski tidak ada dari birokrasi kampus yang hadir untuk membersamai kegiatan ini di karenakan ada kegiatan lain yang tidak bisa ditinggalkan sekiranya tidak membuat teman-teman pimpinan merasa tidak didukung dan menyurutkan semangat dalam menjalankan amanah dan roda organisasi. Hal ini diungkap oleh Dirman.
“Saya juga sangat berterima kasih kepada teman-teman Pimpinan atas antusiasmenya yang tinggi dimana untuk pertama kalinya dalam Pelantikan Pimpinan Komisariat, semua Pimpinan hadir dalam momentum pelantikan tersebut dan tentunya ini menjadi sejarah bagi kita semua,” ucapnya dengan rasa haru.
“Daseise Welo Niati Daoghosa Welo Patudhu. Mari kita bulatkan niat untuk mencapai tujuan bersama, sekiranya ungkapan ini relevan dengan semangat Kolektif Kolegial dalam IMM. Jangan Baperan tetapi Berperan,” Kunci Pemuda Muna Barat ini.
Sementara itu, Ketua umum cabang IMM Kota Kendari Muh. Harwansyah menyampakan tiga landasan tri kompentensi IMM religiusitas, inteleltualitas dan humanitas yang harus dimiliki setiap kader dengan berkolaborasi agar tercipta solidaritas dalam menggapai suatu tujuan yang sama.
“Berkolaborasi itu diawali dengan komunikasi yang baik dan menjadi pelopor dalam mengatualisasikan landasan perjuangan IMM untuk kemasalahatan umat. Pemuda yang cerdas harus pandai mencari solusi dalam menjawab persoalan bukan pemuda yang mempunyai banyak alasan,” tegas Harwan asal pemuda Bombana.
Ia juga mengucapkan selamat atas pelantikan IMM FEBI UMK dan turut mendorong agar kader IMM tetap semangat untuk menjalankan amanah dengan baik dan punya target yang akan dicapai dalam satu periode.
“Kita harus kerja ikhlas, kolektif dan kolegial demi memajukan Ikatan.Semoga amanah yang di emban dapat dipertanggungjawabkan di dunia dan akhirat,” tutur Harwan kepada PK IMM FEBI UMK.
Kegiatan ini di hadiri oleh Munajat Ketua DPD IMM Sultra, Karno Presiden Mahsiswa UMK, Harwan Ketua Umum Pimpina Cabang IMM Kota Kendari dan Kader-kader IMM.
Penulis: Kariadi














