Example floating
Example floating
BeritaHeadlineKesehatanMetropolitanNasional

Reklamasi Pantai Laut PT.Pembangunan Jaya Ancol Diurug Atau Ditimbun Dari Galian Lumpur Kali Dan Waduk Se-DK Jakarta

×

Reklamasi Pantai Laut PT.Pembangunan Jaya Ancol Diurug Atau Ditimbun Dari Galian Lumpur Kali Dan Waduk Se-DK Jakarta

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

faktual.net, Jakarta- Dikutip dari Press release Pemprov DKI Jakarta wagub Rano Karno, Minggu (23/2/2025), mengatakan,
“Hari ini kita bergerak bersama untuk melakukan pengerukan serentak di lima wilayah Kota Administratif DKI Jakarta dan Kabupaten Kepulauan Seribu. Kami berharap kegiatan ini dapat dilaksanakan dengan optimal dan menjadi komitmen kita semua untuk siap jaga Jakarta sepanjang tahun. Tidak hanya di musim hujan saja, karena ancaman banjir atau rob bisa datang di setiap saat,” ujar Wagub Rano.

Pasang Iklanmu
Example 468x60
Pasang Iklanmu

Wagub Rano menambahkan, dibutuhkan koordinasi lintas personel dan operasional infrastruktur pengendali banjir, seperti pompa, pintu air, drainase, serta kegiatan pengerukan kali, sungai.

Pengemudi yg jelaskan bawa galian tanah lumpur yg diturunkan ke proyek reklamasi Pantai PJA

“Hari ini kita bergerak bersama untuk melakukan pengerukan serentak di lima wilayah Kota Administratif DKI Jakarta dan Kabupaten Kepulauan Seribu. Kami berharap kegiatan ini dapat dilaksanakan dengan optimal dan menjadi komitmen kita semua untuk siap jaga Jakarta sepanjang tahun. Tidak hanya di musim hujan saja, karena ancaman banjir atau rob bisa datang di setiap saat,” ujar Wagub Rano.

Timbunan lumpur yg jadi keras dipantai ancol

Lebih lanjut, Wagub Rano mengatakan, sebanyak 13 aliran sungai akan dilakukan pengerukan dan bendungan akan diperdalam. Ia menilai, sebagai infrastruktur pengendali banjir, pemeliharaan sungai dan waduk dapat menambah kapasitas tampungan air, serta mengalirkan debit air dengan baik saat hujan.

alat berat dilokasi

Wagub Rano juga menginstruksikan Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta untuk memasang alat pelacak (tracking) pada alat berat, agar saat bekerja di setiap titik sungai atau waduk dapat dimonitor setiap saat.

Truk bawa lumpur menuju PJA berceceran sepanjang jalan yg dilalui

“Jadi dampak dari pengerukan sungai (kali) dan waduk ini untuk memperlancar aliran, serta menambah tampungan. Sehingga dapat mengurangi limpasan air saat terjadi hujan lebat. Saya juga sudah instruksikan kepada Dinas SDA untuk semua alat harus menggunakan tracking GPS, supaya bisa dipantau pergerakannya. Itu harus terkoneksi ke kantor saya supaya bisa ikut memantau,” imbuh Wagub Rano.

Pjlp sudin sda perbaiki pagar PT.Ekanuri yg rubuh

Wagub Rano juga mengingatkan kepada seluruh warga Jakarta untuk membuang sampah pada tempatnya, serta tidak mendirikan bangunan di atas saluran air. Hal ini dikarenakan dapat mempersulit kegiatan pengerukan sebagai bentuk pemeliharaan infrastruktur pengendali banjir.

“Mari kita dukung kelancaran aliran air dengan membersihkan sampah dan lingkungan masing-masing. Kami juga meminta agar warga tidak mendirikan bangunan di atas kali atau saluran air karena dapat menghalangi dan mempersulit kegiatan pengerukan. Jika ada potensi penyumbatan, segera lapor ke kami. Saya percaya dengan kerja keras dan kebersamaan, kita mampu meminimalisir resiko banjir,” ungkap Wagub Rano.

Baca Juga :  Persidangan Sengketa Lahan antara Ahli Waris Alm. H. Abdul Halim bin H. Ali yang Diwakili H. Makawi Melawan PT Summarecon Agung, Tbk Alami Penundaan 

Plt. Kepala Dinas SDA DKI Jakarta Ika Agustin mengatakan, sebanyak 1000 personel dari Dinas SDA DKI Jakarta dan 500 personel Unit Pengelola Kegiatan (UPK) Badan Air hadir dalam apel di Waduk Pluit.

“Untuk mempercepat proses normalisasi aliran air di berbagai lokasi rawan banjir, kami mengerahkan alat berat dump truck sebanyak 436 unit dengan kondisi baik, serta pompa mobile dan portable 526 unit dengan kondisi baik,” ujar Ika.

Sementara untuk pekerjaan pengerukan, lanjut Ika, pihaknya mengerahkan 122 alat, yaitu 34 excavator amphibius besar, 12 excavator amphibius kecil, dua excavator amphibius sedang, 17 excavator amphibius mini, 44 excavator long arm, dan 13 excavator spider. Kemudian, terdapat 84 alat untuk pekerjaan fisik, yaitu 22 excavator standar, tiga wheel excavator standar, sembilan excavator kecil, sembilan wheel excavator kecil, 25 excavator mini, serta 16 wheel excavator mini.

Camat pademangan dan urah Ancol serta humas PJA dengarkan penjelasan wartawan faktual.net
Penjaga pintu timur masuk proyek reklamasi PJA

Diberbagai awak media Rano Karno mengatakan bahwa sedimen lumpur hasil pengerukan 17 sungai dan waduk di Jakarta akan dibuang ke lokasi pembuangan (dumping site) yang berada di wilayah Ancol, Pademangan, Jakarta Utara.

“Sebetulnya sudah ada. Di Ancol ada tempat reklamasi. Ada sebetulnya,” kata Rano Karno saat ditemui di Balai Kota Jakarta, Senin (24/2/2025).

Robert Juntak dari Lsm Tipikor RI hingga kini menunggu hasil Tindaklanjut dari Pemeriksaan,Polri,Kejari,Irbanko dan inspektorat dari info dugaan Tipikor Sudin SDA Jakut

Hari ini, selasa(25/2) pihak PKL Kota Administrasi Jakarta Utara melakukan survey lokasi Jalan yang Rusak Parah dan Berlumpur yakni dijalan keteluap/jalan kalijapat Ancol Timur Kelurahan Ancol Kecamatan Pademangan, Informasi dari Humas PT.Pembangunan Jaya Ancol.

“Sedang berlangsung survey lokasi Dari Pemkot Jakut pak,” Ucap Humas PJA

Ardhan Solihin, S.IP, M.Si. Kepala Bagian Pembangunan dan Lingkungan Hidup Sekretariat Kota Adm. Jakarta Utara, juga menjelaskan bahwa benar dilakukan survei ke lokasi jalan yang viral okeh Media online faktual.net, selasa (25/2), yang ditugaskan adalah Subkel.

“Sy tugaskan subkel saya dilokasi krn sy sdg rapat,” Katanya

Diinformasikan bahwa Sepanjang jalan tersebut beraktivitas penjualan pasir ataupun bahan material bangunan yang belum jelas ijin usahanya.(zul)

Tanggapi Berita Ini