Ratusan Warga Antar Rajiun Tumada Ke Markas Banteng, Herlan “Mereka Warga Muna, Bukan Warga Mubar”

165

Faktual.Net, Muna, Sultra. La Ode. M. Rajiun Tumada membuktikan keseriusannya untuk memimpin Kabupaten Muna. Memilih penanggalan cantik yakni 9/9/2019, di antar sekitar 500 orang masyarakat Muna, La Ode. M. Rajiun Tumada mendaftarkan diri ke Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (DPC PDIP) Kabupaten Muna.

Saat tiba di markas banteng Kabupaten Muna, Rajiun sapaan akrab La Ode. M. Rajiun Tumada disambut hangat oleh petinggi-petinggi partai besutan Megawati Soekarno Putri tersebut. Kehangatan sambutan petinggi-petinggi PDIP Muna membuat banyak pihak berspekulasi bahwa banteng moncong putih tersebut menaruh hati pada Rajiun.

Bukan politik namanya kalau tidak ada polemik. Bagi pihak-pihak yang kontra dengan Rajiun kembali beraksi dengan menyebarkan isu ditengah-tengah masyarakat bahwa 500 an orang yang mengantar Rajiun saat mendaftar di PDIP Muna adalah massa yang didatangkan dari Kabupaten Muna Barat. Tentu isu ini sangat mengganggu fanatik-fanatik Rajiun, sebab selain isu ini sepenuhnya tidak benar, juga akan memancing kegaduhan politik lagi di Muna pasca gaduhnya persoalan baliho “Mai Te Wuna” yang sudah mendingin.

Ali Musafar (Jaket Hitam), Herlan (Jaket Biru)

Menanggapi isu tersebut, Herlan selaku Ketua Barisan Pemuda Milenial Rajiun Tumada mengatakan bahwa isu tersebut sepenuhnya adalah kebohongan yang beredar ditengah masyarakat.

Baca Juga :  MPC Pemuda Pancasila Maros, Siap Laksanakan Muscab IV

Herlan mengatakan bahwa 500 an massa yang mengantar Rajiun pada tanggal 9 September 2019 adalah murni massa sadar yang menginginkan Rajiun memimpin Muna. Bukan hanya itu, Herlan juga mengatakan bahwa masyarakat Kabupaten Muna yang turut mengantar Rajiun adalah orang-orang yang menginginkan perubahan di Muna.

“Isu ini harus diluruskan, sebab isu ini sesat dan menyesatkan. Masyarakat yang berjumlah sekitar 500 an kemarin adalah murni warga Muna yang menginginkan perubahan “, tegas Herlan kepada media pada Rabu, 11/9/2019 bertempat di kediaman Ketua Rajiun Tumada Center.

“Bahkan kemarin saat mendaftar di PDIP, masyarakat yang mau mengantar pak Rajiun jauh lebih besar, cuma kami tahan dulu, sebab ini baru pendaftaran ditingkat partai, akan ada saatnya massa tumpah ruah yakni saat pendaftaran di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Muna kedepan”, tambah Herlan.

Senada dengan Herlan, Ali Musafar yang saat ini menjabat juru bicara Rajiun Tumada Center mengatakan bahwa Pak Rajiun menginginkan di Muna itu damai, tenang, kondusif dan Pak Rajiun selalu berpesan kepada pendukungnya agar menjaga kondusifitas di Kabupaten Muna.

Baca Juga :  Belajar Melantai, Kadis: Saya Minta maaf, Semua Segera Terlayani

Ali Musafar juga menitip pesan kepada masyarakat Muna melalui faktual.net agar silahkan masing-masing pihak memberikan dukungannya kepada calonnya, jangan saling mengganggu apalagi menyebarkan hal-hal yang bersifat hoaks karena hal tersebut akan membuat kekisruhan di Muna.

“Saya mengajak kepada masyarakat Muna, mari kita jaga kondusifitas di daerah ini, silahkan kita mendukung calon masing-masing, dan yang terpenting dari semua itu adalah mari kita ciptakan Muna yang aman dan damai”, kata Ali Musafar yang merupakan mantan Ketua PMII Kota Kendari tahun 2009.

Untuk menjadi informasi bahwa La Ode. M. Rajiun Tumada saat ini menjabat sebagai Bupati Kabupaten Muna Barat, yakni Kabupaten yang merupakan anak kandung hasil pemekaran Kabupaten Muna. Tampilnya Rajiun pada perebutan kursi 01 Muna bukan tanpa alasan, keprihatinan terhadap ketertinggalan tanah kelahirannya (baca : Muna) dibanding kabupaten-kabupaten induk yang ada di Sulawesi Tenggara (Sultra) membuat Rajiun harus merebut kepemimpinan 01 Muna dengan niatan mulia untuk membangun tanah kelahirannya.

Reporter : Aco RI

Berikan Komentar Anda Pada Berita Ini
Bagikan :