oleh

Ratusan Pemuda Asal Papua Ikuti Pendidikan Militer Matra Laut

-Berita, Daerah-484 views

Faktual.Net, Sorong, Papua Barat – Sebanyak 200 pemuda asal Papua mengikuti pendidikan militer matra laut sebagai prajurit pembela Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Para pemuda asal Papua tersebut langsung berikrar untuk mengabdi dan membela tanah air sebagai prajurit pengawak kapal perang.

Pendidikan militer matra laut tersebut dihadiri dan disaksikan langsung oleh Panglima Komando Armada (Pangkoarmada) III Laksamana Muda TNI Dadi Hartanto, M.Tr. (Han).

Pengabdian ratusan pemuda asal Papua untuk NKRI tersebut diawali dengan pendidikan militer matra laut dan menjadi Prajurit Karier TNI AL. Untuk Bintara sebanyak 100 orang yang terdiri dari 83 pria dan 17 wanita. Sedangkan Tamtama juga berjumlah 100 orang guna mengawaki Kapal Perang Republik Indonesia (KRI).

Pendidikan militer matra laut tersebut dibuka secara resmi oleh Komandan Komando Pembinaan Doktrin Pendidikan dan Latihan Angkatan Laut (Kodiklatal) Laksamana Muda TNI Nurhidayat, SH di lapangan upacara Mako Koarmada III Katapop, Distrik Salawati, Kabupaten Sorong, Papua Barat pada Sabtu, (1/8/2020) kemarin.

Sesuai press release yang disampaikan kepada Faktual.Net, Minggu (2/8/2020), Pembukaan pendidikan Bintara dan Tamtama Prajurit Karier TNI AL ini turut dihadiri Wali Kota Sorong Drs. Ec. Lambertus Jitmau, MM, Wakil Bupati Sorong Suka Harjono, S.Sos., M.Si, dan sejumlah pejabat Forkopimda Kota dan Kabupaten Sorong.

Baca Juga :  Maitara Resmi Dicanangkan Pulau Bebas Ponografi Anak

Komandan Kodiklatal Laksamana Muda Nurhidayat, SH, mengungkapkan pendidikan Bintara dan Tamtama Prajurit Karier TNI AL ini akan dilaksanakan selama enam bulan yang terbagi dalam tiga tahap. Tahap pertama, pendidikan dasar keprajuritan selama tiga bulan di Mako Koarmada III Katapop.

Tahap kedua, pendidikan dasar golongan selama satu bulan di Lantamal XIV Sorong. Sedangkan tahap ketiga, pendidikan dasar golongan lanjutan selama dua bulan di Mako Koarmada III Kota Sorong, serta pelaksanaan latihan praktek menggunakan KRI di jajaran Koarmada III.

“Pelaksanaan program pendidikan ini sebagai momen yang tepat untuk mencari pemuda dan pemudi berprestasi dari putera daerah Papua, yang diproyeksikan untuk mengawaki Alutsista seperti KRI dan di Satuan Pendarat di wilayah timur Indonesia,” tegasnya.

Sementara itu, Wali Kota Sorong mengatakan bahwa kedatangannya menghadiri pembukaan pendidikan ini untuk memberikan motivasi, agar para Siswa Dikcaba dan Dikcata TNI AL putra-putri terbaik Papua ini mengikuti pelajaran, pelatihan dan praktek dengan baik.

Baca Juga :  Tim Gabungan Terus Tingkatkan Operasi Yustisi

Pemberian motivasi tersebut dimaksudkan agar para siswa Dikcaba dan Dikcata kelak menjadi prajurit TNI AL yang berjiwa pejuang Saptra Marga, memiliki kesamaptaan jasmani yang prima, pengetahuan dan keterampilan keprajuritan yang tangguh, sehingga mampu melaksanakan tugas sebagai prajurit TNI AL dalam mempertahankan NKRI.

Sebelumnya, Koarmada III telah menyiapkan sarana dan prasarana yang dibutuhkan untuk penyelenggaraan pendidikan tersebut, baik di Mako Koarmada III Katapop, Brigif 3 Marinir Katapop, dan Lantamal XIV Sorong. Selain itu juga telah dilaksanakan Kursus Tenaga Kependidikan untuk menyiapkan tenaga pendidik Pendidikan Dasar Militer serta Pendidikan Kejuruan Bintara dan Tamtama di Koarmada III Sorong.

Selama pendidikan tersebut berlangsung senantiasa menerapkan protokol kesehatan Covid-19 secara ketat, diantaranya seluruh siswa Dikcaba dan Dikcata selalu menjalani pengukuran suhu badan, menjaga jarak minimal 1,5 meter (Physical distancing), mencuci tangan sebelum mengikuti pelajaran, dan penggunaa masker bagi seluruh siswa Dikcaba dan Dikcata. (***)

Sumber: Kadispen Koarmada III, Kolonel Laut Drs. Abdul Kadir.

Berikan Komentar Anda Pada Berita Ini
Bagikan :