Ratusan Mahasiswa Manajemen Dari Sabang – Papua Ikut Kuliah Tata Kelola Keuangan Negara Di Universitas Malikusshaleh

25

Faktual.Net, Lhokseumawe, Aceh. Indonesia adalah satu-satunya negara di dunia yang akan menghadapi bonus demografi sampai tahun 2030 akan datang, setelah sebelumnya Tiongkok juga menikmati hal yang sama, demikian awal dari pengantar Kuliah Umum Tata Kelola Keuangan Negara oleh Safuadi, ST.,M.Sc.,Ph.D kepada 200-an mahasiswa yang berasal dari Sabang sampai Papua serta puluhan Dosen dari program studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Malikussaleh.

Kuliah Tata Kelola Keuangan Negara dilangsungkan di Ruang Kuliah Umum (RKU) Fakultas tersebut bertempat di Kampus Bukit Indah, pada Kamis, 12/9/2019. Selain memberikan motivasi dan semangat, kegiatan tersebut juga menampilkan asumsi dasar Ekonomi Makro dan pertumbuhan PDB, yang dimoderatori oleh Marzuki SE.,M.Si.

Kepala Kantor Wilayah Bea dan Cukai Aceh, Safuadi ST, M.Sc.,Ph.D menyampaikan, Indonesia adalah negara yang akan menjadi negara maju apabila 7 persen dari masyarakatnya memiliki kreativitas, maka penting bagi generasi saat ini untuk memanfaatkan setiap peluang yang ada.

Baca Juga :  Rapat Paripurna Penetapan Pimpinan Tetap DPRD Kota Kendari 2019/2024 Digelar, Putra Ridwan Jabat Wakil Ketua

“Indonesia dalam merancang struktur keuangan negara melalui APBN selalu mempertimbangkan kemampuan untuk merespon ketidakpastian global”, kata Safuadi.

Ia juga menambahkan, Indonesia secara gradasi akan terus menunjukkan penaikan yang signifikan untuk menjadi negara maju dimasa akan datang, maka keberadaan sumber daya manusia yang unggul dan memiliki kompetensi menjadi sangat penting selain sumber daya alam yang melimpah”, ungkapnya.

Kuliah umum tersebut juga bertujuan mendorong mahasiswa untuk memiliki semangat berwirausaha guna ikut berpartisipasi dalam men Generate ekonomi dan selanjutnya membangun Indonesia menjadi negara yang kuat secara ekonomi. Sementara itu, Ketua Program Studi Manajemen, Dr. Mohd Heikal SE, MM mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu kegiatan akademik yang secara rutin dilaksanakan.

Pemateri kuliah umum yang merupakan putra asli Matangglumpang Dua tersebut menyampaikan bahwa mahasiswa harus mampu merubah tantangan dan ancaman menjadi peluang yang saat ini sangat menjanjikan untuk menjadi kegiatan dan aktifitas bisnis menghasilkan keuntungan sehingga memberikan kontribusi bagi pembangunan ekonomi bangsa.

Baca Juga :  Audiensi Dengan Kemenag, Leadership Camp V Libatkan MA di Maros

“Sehingga terjadi perputaran uang dan kesempatan bagi tenaga kerja yang pada akhirnya akan menghasilkan pendapatan bagi negara dalam rangka memberikan kontribusi bagi negara untuk mencukupi belanja pembangunan untuk penyediaan infrastruktur dan fasilitas yang trend nya selalu meningkat dari tahun ke tahun dalam rangka mewujudkan kesejahteraan bagi setiap warganegara”, pungkas Dr. Mohd Heikal.

Kuliah Umum Tata Kelola Keuangan tersebut juga dihadiri oleh Pembantu Rektor IV Universitas Malikussaleh, Dr M. Nazaruddin, M.Si, dan Dekan FEB Unimal, Dr Hendra Raza, SE MSi CA. Sesi akhir acara ditutup dengan tanya jawab dari mahasiswa dan peserta yang hadir, terlihat sangat antusias peserta dalam bertanya dan memberikan pernyataan secara kritis dan konstruktif sebagaimana tradisi akademik yang telah berlangsung.

Reporter : Ichsan Nanda

Berikan Komentar Anda Pada Berita Ini
Bagikan :