Example floating
Example floating
Iklan Ramadhan
Pilkada 2020

RAG-SS Desak Bawaslu Tangani Money Politik

×

RAG-SS Desak Bawaslu Tangani Money Politik

Sebarkan artikel ini
Paslon Bupati Konsel Nomor 1, RAG-SS saat melakukan Konferensi Pers
Example 468x60

Faktual.Net, Konsel, Sultra – Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Konawe Selatan (Konsel) nomor urut 1, Rusmin Abdul Gani-Senawan Silondae mendesak Bawaslu untuk menindaklanjuti kasus money politik yang dilakukan Paslon Bupati lainnya.

“Kasus money politik sangat nyata ditemukan Bawaslu, sehingga kami inginkan pihak terkait yang tergabung di Gakumdu segera menetapkan agar jika ada konsekuensi segera ada tindak lanjut,” pinta Rusmin Abdul Gani (RAG) dalam konferensi pers nya, Rabu, (9/12/2020) malam.

Pasang Iklanmu
iklan 468x60
Pasang Iklanmu

Menurutnya, kegiatan money politik Paslon lain sangat mengganggu perolehan suaranya di Pemilukada.

Meski demikian, Paslon RAG-SS menerima hasil pemungutan suara yang baru saja berlangsung dan menilai hasil tersebut sebagai bagian dari dinamika politik.

“Alhamdulillah pemungutan suara yang baru saja berlangsung tidak adamasalah-masalah khususnya di internal kami. Saya dan keluarga mengucapkan terimakasih kepada seluruh tim yang telah bekerja ikhlas dalam memenangkan RAG-SS,” ujar Rusmin.

Dalam kesempatan itu, Ia meminta tim RAG-SS untuk terus membangun komunikasi bukan saja hubungan dalam hubungan pilkada.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada keluarga atas doa dan suport sehingga proses pilkada ini berjalan lancar dan baik. Proses pilkada ini belum selesai masih ada proses-proses lainnya. Akan ada tindak lanjut dari tim RAG-SS untuk memastikan proses pilkada berjalan dengan asas Pemilukada,” ucap Rusmin.

Hal senada disampaikan Senawan Silondae (SS). Ia menilai proses demokrasi berasas luber dan jurdil.

“Bawaslu haruslah benar-benar memproses segala temuan dalam penyelenggaraan pilkada yang baru saja terjadi,” ucapnya.

Ketua Tim RAG-SS, Djusachri S.Sos menilai tim RAG-SS sudah bekerja optimal. Sebagai ketua tim, dia menyampaikan permohonan maaf kepada relawan dan simpatisan dilapangan bilamana terjadi kekurangan khsusunya di internal Paslon RAG-SS.

“Proses demokrasi belum berakhir kita masih menunggu penetapan oleh KPU sebagaimana lembaga resmi. Dengan adanya temuan, kami berharap penyelenggara menindaklanjuti temuan dari tim-tim paslon lain,” harapnya.

Dia mengatakan, Tim RAG-SS ingin melahirkan proses demokrasi yang benar untuk melahirkan bupati yang legitimasi. Olehnya, lanjut dia, mendesak pelanggaran money politik dilapangan agar ditindak lanjuti Bawaslu.

“Kami sementara mempersiapkan keberatan kita melalui tim hukum RAG-SS,” kata Djusachri.

Reporter: Marwan Toasa

Tanggapi Berita Ini