Example floating
Example floating
Iklan Ramadhan
Kesehatan

Puskesmas Tompobulu Gagal Menjaga Fasilitas, Pelayanan Publik Dipertanyakan

82
×

Puskesmas Tompobulu Gagal Menjaga Fasilitas, Pelayanan Publik Dipertanyakan

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

GOWA — Puskesmas Tompobulu, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Gowa, berada dalam sorotan tajam publik. Berbagai keluhan warga terkait kebersihan ruangan dan kelengkapan fasilitas rawat inap memperlihatkan lemahnya tata kelola fasilitas kesehatan di wilayah dataran tinggi tersebut. (03/01)

Kondisi tersebut diperkuat oleh pengakuan Kepala Puskesmas Tompobulu, Nursyamsi, yang menyebut bahwa sejumlah fasilitas penting kerap hilang dalam waktu singkat.

Pasang Iklanmu
iklan 468x60
Pasang Iklanmu

“Iye, sayangnya sering juga kasian pasien atau keluarga pasien, giliran pulang nabawami bantal, seprei, bahkan ompreng makanan,” ungkapnya, Jumat (3/1/2026).

Pengakuan tersebut menimbulkan pertanyaan serius mengenai sistem pengawasan internal puskesmas, termasuk mekanisme kontrol pasien rawat inap saat keluar dari ruang perawatan.

Nursyamsi juga menyampaikan bahwa tenaga kesehatan bekerja dalam tekanan tinggi, sementara persoalan fasilitas terus berulang tanpa solusi tuntas.

“Kasian setengah mati nakes, dan ini jarang ada yang peduli,” ujarnya.

Meski pihak puskesmas menyatakan telah melakukan edukasi kepada masyarakat, kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa fasilitas tetap saja raib.

Baca Juga :  Wawali Tidore Hadiri Buka Puasa Bersama dengan Ikatan Dokter Indonesia Cabang Tidore

“Mohon dibantu juga edukasi ke masyarakat supaya sama-sama menjaga, termasuk menjaga kebersihan dan tidak merokok,” katanya.

Ia menegaskan kembali bahwa seprei, perlak, dan bantal sebenarnya disediakan. Namun lemahnya pengelolaan membuat fasilitas tersebut tidak bertahan lama.

“Seprei, perlak, bantal itu disediakan, tapi tidak lama hilangmi,” ungkapnya.

Persoalan serupa juga terjadi pada layanan konsumsi pasien rawat inap.

“Rawat inap kami ada makannya, tapi tempatnya sering dibawa pulang, padahal selalu diedukasi,” tambahnya.

Soal kebersihan, pihak puskesmas menyebut petugas kebersihan tersedia.

“Cleaning service ada,” katanya singkat.

Sorotan tajam ini menegaskan bahwa persoalan di Puskesmas Tompobulu tidak dapat terus dibenarkan dengan alasan perilaku pengunjung semata. Lemahnya pengawasan, ketiadaan sistem kontrol yang tegas, serta minimnya evaluasi berkelanjutan menunjukkan adanya kegagalan tata kelola pelayanan publik yang perlu segera dibenahi oleh Puskesmas Tompobulu dan Dinas Kesehatan Kabupaten Gowa.

 

Jurnalis: Syadir Ali

Tanggapi Berita Ini