Faktual.net – Jakarta Barat, DKI Jakarta – PT. Jannah Firdaus Tour dan Travel sebagai travel yang sudah memiliki ijin resmi dari kementerian Agama dalam melayani penyelenggaraan perjalanan ibadah Umrah bagi jemaah dalam perjalanan ibadah Haji merasa terngangu oleh pemberitaan beberapa media arus utama.

Seperti yang dijelaskan, Rahmat Syam Karya Putra Direktur Utama (Dirut) Jannah Firdaus mengatakakan bahwa pemberitaan yang baru-baru ini disampaikan oleh beberapa media besar seperti Metro tv, Kompas TV dan TV one dinilai tidak berimbang, pasalnya tanpa konfirmasi dari semua pihak terlibat dan terkait
“Kami tidak ada kaitannya dengan 46 deportasi dari Jeddah(Arab Saudi),” ujarnya saat jumpa pers di kantor Jannah Firdaus Tour dan Travel di kawasan Cengkareng, Jakarta barat, Kamis(7/7/2022)
Lanjutnya lagi mengatakan, bahwa calon jemaah Haji 46 orang tersebut tidak ada hubungannya dengan kami, tapi seolah-olah keterkaitan dengan Janaah Firdaus.
“Jadi ini akan kami klarifikasi karena kalau dilihat narasi beritanya itu seolah menyambung dan bahwa 46 orang itu seolah-olah dari pihak kita, dan itu jelas bukan Janaah Firdaus,” tukasnya.

Memang pihaknya mengakui ada beberapa jemaah yang tertunda keberangkatan dari Janaah Firdaus, namun pihaknya sudah menawarkan beberapa opsi
Seperti penjadwalan ulang untuk tahun depan yang tidak merubah harga yang sudah dibayarkan untuk tahun ini(2022).
Bahkan, tegasnya lagi menjelaskan, mereka(jemaah) akan menjadi skala prioritas, jadi prioritas pertama Janaah Firdaus juga adalah agar jemaah yang tertunda berangkat tahun ini karena keterbatasan kuota visa, pihaknya juga dengan ketetapan kebijaksanaan nya tetap akan memberikan Rivan.

Namun mirisnya, lanjutnya lagi mengatakan, seolah-olah penyampaian yang disajikan media arus utama tersebut seolah tidak bisa merivan.
Rahmat Syam juga menegaskan bahwa Rivan 100% juga akan di penuhi, namun semua itu memilki mekanisme, prosedur dan pola atas kebijakan yang sudah ditetapkan pihak perusahaan dengan baik dan seksama.
Kesimpulan nya menegaskan bahwa mengenai pemberitaan yang ditayangkan media arus utama tersebut menurutnya cukup menganggu dan merugikan pihak PT.Jannah Firdaus.
“Dan kami minta sama teman-teman semua agar bisa meng-klarifikasi (ihwal) ini,” ujarnya dihadapan para awak media
Intinya mereka juga berharap agar persoalan ini tidak menjadi preseden buruk dan bola liar di masyarakat, sebab pihaknya juga dalam hal ini mengeluarkan visa dan memberangkatkan jemaah haji tahun 2022 ini.

“Dan Alhamdulillah kami yang paling terbesar memberangkatkan (jemaah Haji) diantara dari seluruh travel yang ada di Indonesia,” pungkasnya.
Bahkan sampai saat ini pihaknya masih menunggu pihak media yang sudah memberitakan ihwal tersebut agar di konfirmasi ke pihaknya, agar berimbang, sejatinya mengindahkan dan menjalankan kode etik jurnalistik.
Untuk diketahui, ihwal berita ini sudah viral seperti yang diberitakan di media tv one yang berjudul,”Cerita Jemaah Furoda Bayar Ratusan Juta Gagal Berangkat Haji.
Reporter: Bareta Siburian















