oleh

Politeknik Tridaya Virtu Morosi Semakin Siap Beroperasi

Faktual.Net, Konut, Sultra – Pengoperasian Politeknik Tridaya Virtu Morosi sesaat lagi akan segera dilakukan. Hal ini ditandai dengan pemenuhan setiap tahapan oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara bersama pihak terkait, termasuk diantaranya tahapan sosialisasi pendirian Politeknik Tridaya Virtu Morosi, Rabu (7/7/2021) di Konawe.

Melalui surat dari Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Politeknik Manufaktur Bandung, permohonan sambutan dan pembukaan acara sosialisasi dilakukan oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sultra, Drs Asrun Lio MHum PhD. Wakil Direktur Bidang Produksi dan Kerjasama Usaha, Achmad Sambas melalui surat undangan secara resminya menerangkan, sesuai rencana pendirian Politeknik Tridaya Virtu Morosi, Politeknik Manufaktur (Polman) Bandung diberikan amanah untuk mempersiapkannya.

Terkait hal tersebut, pihaknya menyampaikan bahwa salah satu kegiatan penting dilaksanakan yakni sosislisasi rencana pendirian Politeknik Tridaya Virtu Morosi, sehingga dengan hormat pihaknya mengudang Kadikbud Sultra untuk memberikan sambutan sekaligus membuka sosislisasi rencana pendirian pada Rabu 7 Juli 2021 bertempat di SMA Negeri 1 Lasolo Konawe Utara (Konut).

Kesempatan itu pula, akademisi asal Moronene Bombana yang tidak lain kini sebagai Kadikbud Provinsi Sultra, Drs Asrun Lio MHum PhD, didampingi Dosen senior UHO yang juga tim pakar yang ditunjuk oleh Virtu, Prof Dr Hanna MPD mengatakan, kegiatan tersebut sangat penting dilakukan sebagai salah satu syarat penting pengoperasian Politeknik Tridaya Virtu Morosi di Konawe, guna mendapatkan dukungan baik dari pemerintah sendiri maupun masyarakat.

Ketua IKA Unhas Provinsi Sultra ini menerangkan, dari segi sarana maupun prasarana termasuk berbagai fasilitas dalam penunjang proses perkuliahan telah siap dan lengkap, tinggal memenuhi beberapa tahapan penting saja, untuk mendapatkan izin operasi dari Kemendikbudristek, salah satunya kegiatan sosialisasi dimaksud.

Baca Juga :  Pemprov Sultra Target Seluruh Guru Non PNS Dapat Jaminan Sosial Ketenagakerjaan

“Kita ketahui bersama bahwa sejak lama Provinsi Sultra dikenal memiliki kekayaan sumberdaya alam berlimpah mulai dari hasil tambang, sektor pertanian, industri jasa, peternakan, perikanan, pariwisata, hingga budaya. Di masa Pemerintahan Gubernur Sultra, H Ali Mazi SH bersama Wakilnya, Dr H Lukman Abunawas SH MSi, semua sektor akan dibangkitkan, yang pelan-pelan berorientasi pada peningkatan kualitas tenaga kerja lokal hingga kesejahteraan masyarakat Sultra, termasuk dari segi pertambangan,” terangnya.

Lulusan S3 The Australian National University Canberra ini mengungkapkan, pendirian Politeknik Tridaya Virtu Morosi merupakan salah satu visi msi penting Gubernur Sultra, H Ali Mazi SH saat bertemu Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) RI, Jenderal TNI (Purn) Luhut Binsar Pandjaitan MPA di Kantor Kemenko Marves RI di Jakarta, meskipun dalam kondisi Covid-19, demi mendorong potensi Sumber Daya Manusia di Sultra.

“Politeknik ini berada dibawah Yayasan Andrew Zhu dan Tony Zhou Foundation, lembaga ini telah berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan di tanah air dan menciptakan SDM siap kerja, handal, dan berkompetensi agar siap dalam menghadapi tantangan dan berdaya saing global. Sekaligus bertindak sebagai lembaga sosial yang berperan aktif menjadi solusi bagi berbagai masalah pendidikan dalam pembangunan bangsa sekaligus menjembatani antara industri dan masyarakat,” jelas mantan Kepala Pusat Studi Eropa UHO ini.

Adapun tujuan pendirian Politeknik ini, masih dia, untuk mengembangkan pendidikan vokasi berorientasi pada penyiapan tenaga kerja yang dibutuhkan lapangan kerja di daerah maupun dunia usaha dan dunia industri, sehingga diharapkan akan terjadinya link and match antara kebutuhan industri/pengguna dengan ketersediaan lulusan.

Peserta Sosialisasi dan Bimbel

“Gedung Politeknik Tridaya Virtu Morosi telah tersedia, dimana tahap awal ini terdapat satu gedung luas dengan tiga lantai, yang dilengkapi fasilitas untuk kegiatan belajar mengajar, seperti perpustakaan, Lab Komputer, fasilitas belajar mengajar sementara secara langsung di Pabrik VDNI, asrama, APD lengkap bagi setiap siswa yang akan melakukan praktik, sarana olahraga, termasuk alat praktik lengkap setiap pelajaran,” paparnya.

Baca Juga :  Pemprov Sultra Target Seluruh Guru Non PNS Dapat Jaminan Sosial Ketenagakerjaan

Mantan Konsultan Proyek Peningkatan Mutu SLTP Provinsi Sultra melanjutkan, adapun sejumlah program jurusan yakni Fakultas Metalurgi (permesinan), Fakultas Teknik Kelistrikan (PLTU), dan Fakultas Teknik Sipil Konstruksi.

Orang nomor satu di jajaran Dikbud Sultra ini pun berharap, melalui kesepakatan kerjasama pendidikan yang telah berjalan dengan pihak swasta dan pemerintah tersebut, dapat memberi kesempatan bagi Provinsi Sultra memiliki lembaga pendidikan baru, yang mampu membentuk SDM unggul untuk pemanfaatan kekayaan alam Sultra.

Dosen senior UHO yang juga tim pakar yang ditunjuk oleh Virtu, Prof Dr Hanna MPD menambahkan, terdapat tiga keunggulan program studi yaitu D3 Teknologi Metalurgi Industri Logam yang akan memberikan pengetahuan dan keterampilan tentang pengolahan bijih nikel, proses pirometalurgi, proses pembuatan besi baja, pengetahuan material, teknik pemeliharaan dan perbaikan mekanik, dan pelaksanaan praktek lebih banyak dari teori.

Dia melanjutkan, keunggulan program studi selanjutnya yakni D3 Teknologi Listrik Industri Logam yang akan memberikan pengetahuan dan keterampilan tentang teknik pembangkit listrik, teknik distribusi listrik, teknik transmisi listrik, teknik instalasi listrik, mesin-mesin listrik, teknik kontrol otomatis, dan teknik pemeliharaan dan perbaikan kelistrikan

“Selanjutnya, D3 Teknologi Sipil yakni memberikan pengetahuan dan keterampilan tentang material bangunan, bangunan gedung, hidrolika, struktur kayu, beton dan baja, rekayasa beton, instalasi bangunan, dan anajemen konstruksi,” tambahnya.(RILIS)

Berikan Komentar Anda Pada Berita Ini
Bagikan :