Faktual.net,Gowa, Sulsel– Upaya pencarian terhadap lima warga Jambu Kaccia, Dusun Lemoa, Desa Bontolempangan, yang hilang di Hutan Pinus Maranne, Kelurahan Sapaya, Kecamatan Bungaya, kembali dilanjutkan pagi ini, Rabu (10/12/2025), setelah sebelumnya dihentikan sementara pada dini hari.
Tim pencari yang terdiri dari warga dan aparat desa serta Danpos Bontolempangan melakukan penyisiran hingga pukul 03.30 WITA. Penyisiran yang dilakukan lebih dari 10 kilometer ke dalam hutan pada Selasa (09/12/2025) tersebut belum membuahkan hasil.
“Kami tadi malam sampai jam 3, namun belum ada tanda-tanda. Pagi ini kami lanjut pencarian,” kata Bang Nasir, salah satu warga yang ikut melakukan penyisiran, saat dikonfirmasi Rabu pukul 06.00 WITA.
Sementara itu, Camat Bungaya, A. Moh Rizky Junianto Abe, S.STP, menyampaikan bahwa pencarian dilanjutkan pagi ini. Ia juga menginformasikan bahwa Wakil Bupati Gowa bersama Kapolres Gowa dijadwalkan menuju lokasi sekitar pukul 09.00 WITA untuk memantau langsung proses pencarian.
Kelima warga yang hilang tersebut masing-masing adalah Dg Patto, Dg Ngaha, Ramalan, Sangnging, dan Amal. Mereka diketahui masuk ke hutan sejak pagi hari, Selasa (09/12/2025), untuk mencari rotan dan hingga kini belum kembali.
Penyisiran kembali dilakukan dengan memperluas area pencarian yang dinilai berpotensi sebagai titik keberadaan mereka. Hingga berita ini diterbitkan, pencarian masih terus berlangsung.
Jurnalis: Syadir Ali.
Redaksi.













