Faktual.Net, Baubau, Sultra. Pendidikan & Pelatihan Dasar (DIKLATSAR) Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM) Kota Baubau telah resmi dibuka oleh Ketua Pimpinan Daerah (PD) Pemuda Muhammadiyah Kota Baubau Muhammad Yusnan, S.Pd.,M.Pd melalui Upacara Resmi bertempat di Bumi Perkemahan Samparona Kota Baubau, pada Jumat, 20/12/19.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Kota Baubau ini pertama kali dilakukan di Sulawesi Tenggara. Hal ini akan menjadi bagian dari sejarah pergerakan KOKAM Kota Baubau.
Dalam sambutannya, Muhammad Yusnan menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kodim 1413 Buton atas kesiapannya mengutus Anggota TNI AD sebagai Instuktur/Pelatih selama DIKLATSAR berlangsung.
“Ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kami sampaikan kepada Kodim 1413 Buton, atas kesediaannya membantu dan bersedia menjadi Instruktur/Pelatih pada DIKLATSAR yang kami selenggarakan, ini akan menjadi awal kerjasama KOKAM Kota Baubau dengan KODIM 1413 Buton”, imbuhnya.
Ia melanjutkan amanahnya dengan memberikan arahan juga motivasi kepada Peserta DIKLATSAR yang berjumlah 20 Orang itu.
“Ini merupakan sejarah awal DIKLATSAR KOKAM di Wilayah Sulawesi Tenggara, maka siapkanlah fisik dan mental anda dalam pelatihan ini, sebab kalian semua akan menjadi pelaku sejarah KOKAM Baubau dan Insya Allah kami Pemuda Muhammadiyah Kota Baubau tidak akan melepas kalian semua, sebaliknya kami akan terus mendampingi serta bersama mengimplementasikan Tauhid, Ilmu & Amal untuk kemaslahatan Ummat, Bangsa & Negara” tegasnya.
IMMawan Umar saat ditemui ditempat berbeda, menuturkan “Alhamdulillah pagi ini, kita bersyukur sekali karena kegiatan DIKLATSAR KOKAM Kota Baubau dapat dibuka secara resmi dengan jumlah peserta yg terdiri dari 17 Laki-Laki dan 3 Orang Perempuan” pungkas Ketua Panitia Kegiatan tersebut dengan penuh semangat.
Juga, Ia menambahkan “DIKLATSAR ini merupakan langkah awal menjadikan gerakan KOKAM di Negeri Khalifatul Khamis sebagai basis gerakan kemanusiaan dan bergerak untuk kemaslahatan ummat” tutupnya.
Reporter : La Ode Haeruddin
















