Faktual. Net, Tidore. Penderita penyakit Hidrosefalus atau penumpukan cairan berlebihan didalam otak, yang menimpa seorang bayi balita bernama Rifka Abdullah berusia 11 bulan asal Desa Bale Kecamatan Oba Kota Tidore Kepulauan mendapat perhatian serius dari sejumlah elemen organisasi di Kota Tidore Kepulauan.
Seperti Gerakan Pemuda Ansor Kota Tikep, Fatayat NU Kota Tikep dan PMII Metro Tidore. Melalui Aksi gerakan peduli Rifka, sejumlah elemen tersebut kemudian melakukan penggalangan dana di seputaran kota untuk membantu biaya pengobatan adik Rifka.
Menariknya dalam penggalangan dana yang dilakukan itu, turut serta diikuti oleh anak Wakil Walikota Tidore Kepulauan yang diketahui bernama Irma Maradjabessy. meskipun ayahnya seorang pejabat nomor dua dilingkup Pemkot Tikep irma tidak memandang status tersebut sebagai pemisah di kalangan sosial, sehingga dia terlihat begitu antusias untuk membantu Adik Rifka.
Irma yang juga merupakan Kader Fatayat NU Kota Tidore Kepulauan ini tak hanya ikut melakukan penggalangan dana di seputaran pusat kota, melainkan dia bersama Pengurus Fatayat Kota Tikep lainnya juga ikut membantu pihak keluarga Rifka, guna mendapat bantuan dari Pemerintah Daerah Kota Tikep melalui Bagian Bina Kesra Sekretariat Daerah Kota Tikep.
“Kemarin kami telah berkoordinasi dengan Bagian Kesra untuk menanyakan persyaratan agar bisa mendapat bantuan untuk adik Rifka, dan saat ini kami sedang menyiapkan data-data yang akan dikirim oleh pihak keluarga ke kami untuk dimasukan ke Bagian Kesra,” ungkap Sekertaris Fatayat NU Kota Tikep Astuti Ardenan.
Sementara terkait dengan hasil penggalangan dana yang dilakukan oleh sejumlah elemen yang merupakan bagian dari Warga Nahdatul Ulama Kota Tidore kepulauan, selama dua hari terkahir ini terhitung sejak Senin – Selasa 10 Maret 2020 kemarin, dana yang terkumpul sudah sebanyak 8.700.000 dan rencananya dari hasil penggalangan dana ini akan diberikan secara langsung kepada pihak keluarga Rifka. selanjutnya penggalangan dana akan dilakukan pada Rabu, (11/3/20) yang berpusat di Terminal Rum Kecamatan Tidore Utara.
“Kami target secepatnya dana ini bisa diberikan ke pihak keluarga untuk membantu adik Rifka, dan rencananya kami yang akan antar langsung ke pihak keluarga rifka di Desa Bale karena disana juga ada sahabat kami yang intens berkoordinasi dengan mereka, selain itu kami targetkan dalam waktu dekat adik Rifka sudah bisa dibawa ke RSUD Tikep untuk dilakukan perawatan dan pengobatan, terlebih lagi kami ucapkan banyak terimakasih kepada masyarakat Tidore yang turut memberikan sumbangan untuk membantu adik Rifka,” jelas Fandi Muhammad Koordinator Aksi Gerakan Peduli Rifka saat ditemui media ini, Selasa (10/3/20) .
Terpisah menanggapi persoalan tersebut, Kepala Dinas kesehatan Kota Tidore Kepulauan Abdullah Maradjabessy juga ikut angkat bicara, dia mengatakan untuk melakukan pelayanan terhadap penyakit yang diderita oleh Rifka Abdullah telah disiapkan oleh Dinas Kesehatan Kota Tikep melalui jaminan pelayanan kesehatan, sehingga dalam hal pengobatan di Tidore maupun di Ternate akan digratiskan.
“Kalau adik Rifka dirujuk ke RSUD Tidore maupun Ternate maka itu tidak akan dipungut biaya, sebab dia sudah punya kartu jaminan kesehatan, terkecuali jika Rifka akan dirujuk keluar Maluku Utara seperti di Jakarta, karena untuk biaya transportasinya sudah bukan lagi kewenangan kami,” tuturnya saat ditemui sejumlah wartawan di ruang kerjanya pada Selasa, (10/3) kemarin.
Reporter : Aswan Samsudin
















