Example floating
Example floating
BeritaHukumPolitik

PC. IMM Buton akan Gelar Kemah Kader Bangsa se-Kepton, dan Demonstrasi Soal Tuduhan Radikalis Din Syamsuddin

×

PC. IMM Buton akan Gelar Kemah Kader Bangsa se-Kepton, dan Demonstrasi Soal Tuduhan Radikalis Din Syamsuddin

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Faktual.Net, Buton, Sultra – Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kabupaten Buton, akan gelar kemah kader bangsa se-Kepulauan Buton (Kepton) yang bertemakan “Tekhnik Advokasi & Pergerakan Mahasiswa” dan berlokasi di Pasar Wajo, Bukit Wibaba, Rabu (17/02/2021).

IMM adalah Organisasi Kemahasiswaan yang menitikberatkan pada Leading Sector lahirnya Kader Bangsa. Sebut saja, Prof. DR. H. Muhammad Amien Rais. MA. (Ketua MPR RI Ere Reformasi/Pendiri Partai Amanat Nasional), hingga Prof. DR. Muhammad Sarjuddin Syamsuddin. MA, yang lebih akrab dengan sapaan Din Syamsuddin, adalah jebolan Kaderisasi Organisasi Otonom Muhammadiyah (IMM) yang didirikan pada tahun 1964, bertepatan dengan tanggal 14 Maret, yang kini usianya menempuh lebih dari setengah abad (57 Tahun, 14 Maret 2021).

Pasang Iklanmu
Example 468x60
Pasang Iklanmu

Efek pandemi Covid-19 setahun terakhir ini telah melumpuhkan segala lini sektor ekonomi, sosial dan budaya, tak terkecuali proses kaderisasi di IMM pun menuai dampak signifikan. Alhasil, regenerasi dan transformasi kader merah maron berjalan stagnan lebih khusus pada Leading Sector menempa kader bangsa sebagaimana para pendahulunya.

Diawal tahun 2021 ini, degan digalakkannya Vaksin Covid-19 menjadi harapan baru bagi seluruh Rakyat Indonesia agar segera terlepas dari cengkraman wabah Covid-19, demikian pula dengan IMM. Sehingga, penuh harap proses kaderisasi bisa normal seperti sediakala walaupun tetap menjalankan Protokol kesehatan (Prokes) dalam setiap aktivitasnya.

Sekretaris Umum PC. IMM Kab. Buton Ahmad D, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut akan diselenggarakan dan dilandasi karena stagnasi kaderisasi di era pandemi kurun waktu setahun terakhir ini, untuk menumbuh kembali sprit perjuangan ghirah mahasiswa Immawan – Immawati sebagai  agent of change dan sosial kontrol .

“Mengingat urgensi kegiatan ini, Kami meminta langsung kesediaan dan kehadiran Kakanda Adv. Apri Awo. SH. CIL, sebagai pemantik (pemateri) yang notabene beliau adalah sebagai advokat sekaligus salah satu Guru Pergerakan IMM di Jazirah Kepulauan Buton, yang akan didampingi langsung oleh Ketua Umum PC. IMM Kab. Buton La Ode Sulman sebagai Moderator,” jelas Ahmad.

Selain itu juga, dia mengungkapkan, kegiatan kalini rencananya akan dilaksanakan di Bukit Wibaba, Pasarwajo. Pesertanya terbuka untuk seluruh kader IMM (Immawan dan Immawati) se-Kepton.

Baca Juga :  Melaju Pesat, Investasi Kabupaten Batang Tembus Rp3,88 Triliun

“Kami sebagai tuan rumah akan menjamu para dader bangsa yang militan di Kemah Para Agent of change dengan layanan VIP dan tentunya tetap taat Prokes,” tandas Ahmad.

Sementara itu, Ketua Umum IMM Kab. Buton La Ode Sulman sebagai penanggungjawab kegiatan, menegaskan bahwa keterkungkungan atau stay at home di saat pendemi Covid-19 tidaklah mesti menjadikan jiwa-jiwa agent of change khusus generasi Merah Maron ikut pula stay at home.

“Jadi, kegiatan ini sangatlah urgent. Mengingat setahun terakhir ini kita stay at home, Kami khwatir stay at home mengindap jiwa-jiwa kader merah maron, Immawan dan Immawati, sehingga generasi agent of change akan mengalami krisis nilai & kritis terhadap fenomena kebangsaan, hingga nanti yang akan dijumpai adalah Kader agent of change, stay at home. Oleh karena itu, kegiatan ini harus terlaksana,” tegas Sulman.

Tak hanya itu, Sulman menyampaikan juga kegiatan ini bukanlah tiba masa tiba akal, sudah menjadi salah satu program kerja skala prioritas PC. IMM Kab. Buton yang awalnya akan dilaksanakan di akhir tahun 2020 kemarin. Karena, berbagai kendala termasuk “pandemi covid-19” yaitu faktor utama penundaan dan lainnya.

“Pemantik yang akan digadang-gadang (Apri Awo, red) sementara menjalankan profesi di luar daerah. Sehingga, molor dan alhamdulillah wa syukurillah kehadirat Allah SWT, kegiatan ini akan segera dilaksanakan,” ujar Sulman.

Sekedar informasi, pada hari Kamis, 18 Februari Peserta Kemah Kader Bangsa, akan langsung gelar aksi, perihal penistaan & penodaan terhadap harkat dan martabat Ayahanda Din Syamsuddin, yang telah di tuduh radikalisme oleh segelintir oknum yang mengatasnamakan dirinya sebagai Gerakan Anti Radikalisme Alumni Institute Teknologi Bandung (GAR-ITB), yang beberapa hari terakhir ini menjadi viral. Hal ini diungkap oleh Sulman.

“Tentunya statement itu, telah menyayat hati kami Kader IMM di Seluruh Pelosok Nusantara. Terkahir, melalui kesempatan ini saya mengetuk jiwa – jiwa merah maron untuk bangkit dari stay at home (kefakuman) kembali bergegas melanjutkan tugas kenabian gerakan amar ma’ruf nahi munkar,” tutupnya.

Reporter: Kariadi

Tanggapi Berita Ini
https://faktual.net/wp-admin/post.php?post=199474&action=edit