Example floating
Example floating
BeritaHeadlineMetropolitanPemerintahanPeristiwa

Oknum Ketua RW Lontarkan Hinaan Kepada Warga

×

Oknum Ketua RW Lontarkan Hinaan Kepada Warga

Sebarkan artikel ini
Example 468x60


Faktual.Net, Jakarta – Seorang Ibu warga RW 09 Kelurahan Sunter Agung Kecamatan Tanjung Priok Jakarta Utara biasa disebut mpok wati(61), mendapatkan kata penghinaan dari Oknum Ketua RWnya yang berinisial Mr.Mrtn, dengan kata-kata ‘Binatang’ saat meminta pembubuhan tandatangan Sebagai kelengkapan berkas Pembebasan Bersyarat(PB) untuk putra mpok wati.

Mpok Wati menjelaskan, Kejadian itu terjadi, kamis (11/11), ketika dia datang untuk mendapatkan tandatangan dari Ketua RW MRTN sebagai kelengkapan berkas PB anaknya yang divonis bersalah dan dihukum kurungan.

Pasang Iklanmu
Example 468x60
Pasang Iklanmu

Mpok Wati tidak menyangka seorang ketua RW berlaku sekejam itu, dimana mpom wati sudah bertempat tinggal di RW 09 sejak tahun 78 mendapat hinaan terkait kelakuan anaknya.

“dia bilang (MRTN), anak loe itu anak a****g, b***k disini makan disini, dasar anak a****g nggak usah diurusin, berkali-kali dia bilang begitu sambil bentak -bentak,” kata mpok Wati sambil menangis ketika menginformasikan kejadian yang dialaminya, kamis (11/11).

Sementara itu, IN mantan staf pengurus RW 09 yang sudah selesai periodenya menanggapi dengan nada emosi dan hendak menggeruduk RW MRTN, dan berharap agar RW tersebut segera mengundurkan diri karena tidak layak sebagai pimpinan pelayan publik, dan terlihat sebagai orang yang tidak bermoral.

Baca Juga :  Kedepankan Dialog dan Pendekatan Humanis, Polda Metro Jaya Mengawal Eksekusi Pulihkan Aset Negara Eks Hotel Sultan

“tadi kalo nggak dicegah saya mau samperin tuh ketua RW untuk kasih pelajaran etika bicara terhadap orang tua apalagi seorang ibu, dan saya akan bucara kepada warga agar dikaji ulang kepemimpinan si MRTN sebagai ketua RW 09,” ucapnya.

Hal senada dikatakan oleh AK staf pengurus yang saat ini masih aktif dan mengetahui kejadian tersebut dari mpok wati, yang juga memendam kekecewaan serta menahan amarah akibat kelakuan ketua RW MRTN.

“memang sudah layak kalo dia mundur, sebelum terjadi gejolak amarah warga, dan memamg dia jadi RW kelakuannya arogan dan selalu sok tau,” ucapnya.

informasi kejadian coba dikonfirmasi kepada ketua RW  09 MRTN melalui aplikasi WAnya belum mendapatkan penjelasan apapun.

Mpok Wati belum mau perpanjang kejadian ini dengan membuat laporan ke pihak Kepolisian, karena merasa kasihan dan juga tandatangan sudah didapatkan, walau harus dibalas dengan makian. (zul)

Tanggapi Berita Ini