Faktual.net, Makassar, Sulsel – Kasus penembakan yang menewaskan Kaharuddin diduga dilakukan oleh Oknum Resmob Sinjai yang dipimpin oleh IPDA Sangkala dan di bantu oleh Resmob Polda Sulsel pimpinannya Edi Sabhara sampai saat ini belum ada titik terang terkait kematian Almarhum pada tahun 2019.
Hal itu di ungkapkan oleh saudara Almarhum Kaharuddin Dg Sibali bin H. Bakkarang Ernawati saat ditemui di gedung PWI Sulsel Jl.Ap Pettarani mengatakan, bahwa ada kejanggalan atas kematian kakak saya, 27/03/2022.
“Yang mana kakak saya di tangkap pagi jam 7:00 dan di kabarkan meninggal di sore hari, pada saat waktu di tangkap sehat”, ucap Ernawati.
Ernawati juga mengatakan, bahwa semua yang dikatakan anggota polisi dari Polres Sinjai khususnya IPDA Sangkala mantan Kanit Resmob yang mengatakan kakak saya banyak LPnya itu semua saya bantah dengan bukti-bukti yang saya miliki.
“Semua yang di tuduhkan kepada kakak saya itu terbantahkan, yang mana pelaku utama atas kematian kakak saya itu yang bertanggung jawab sepenuhnya adalah IPDA Sangkala yang saat ini bertugas di Polrestabes Makassar”, tambah Ernawati.
Ernawati berharap agar kasus kematian kakak saya bisa di usut tuntas oleh Polda Sulsel dan Mabes Polri khususnya Kabid Propam dan Kadiv Propam Mabes Polri.
“Semoga kasus Kakak saya ada titik terangnya, karena selama ini saya selalu di pimpong kiri kanan oleh penyidik Polda Sulsel termasuk Kabid Propam”, harap Ernawati.
Sementara itu Anggota Biddokkes yang menangani Almarhum Kaharuddin Dg Sibali Aipda As mengatakan Silahkan Komfirmasi ke bagian Krimun atau penyidiknya.
Sementara Itu penyidik Krimun saat di konfirmasi melalui pesan WhatsApp belum merespon.
Sementara Kabid Propam Kombes Pol H. Agoeng Adi Koerniawan, S.H. saat di konfirmasi mengatakan, Silahkan ke Kabid Humas karena kasus tersebut sudah Clear.
Sementara itu Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Komang saat di konfirmasi terkait kasus tersebut mengatakan, Silahkan ke Reskrim, Belum ada baket ke saya. Coba Saya koordinasi ke Kabid Propam.
Sementara itu Kapolda Sulsel Irjen. Pol. Drs. Nana Sujana, M.M saat di Konfirmasi sampai berita ini di terbitkan belum ada respong sama sekali.
Reporter : Saenal Abidin
















