oleh

Musrenbang Kecamatan Koja Bahas 620 usulan

Faktual.Net, Jakarta-Warga Kecamatan Koja, Jakarta Utara melaksanakan kegiatan musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) dalam kegiatan tersebut terdapat sebanyak 620 usulan yang berasal dari hasil Musrenbang Kelurahan se Kecamatan Koja.

Camat Koja Ade Himawan mengatakan, dari total 620 usulan yang dibahas dalam Musrenbang tingkat kecamatan, 405 usulan dinyatakan diteruskan dalam pembahasan Musrenbang tingkat kota. Sedangkan 98 usulan lainnya sudah teranggarkan di tahun anggaran pembangunan 2020 dan 117 usulan rencana pembangunan ditolak.

“Alasan usulan itu ditolak karena beberapa hal, mulai dari salah mengusulkan tujuan SKPD (Satuan Perangkat Kerja Daerah), salah mengusulkan tipe usulan, data isian tidak lengkap 4. Dari hasil survey, lokasi tidak memenuhi syarat, barang tidak bisa dihibahkan namun tetap disiapkan jika diperlukan, dan usulan termasuk Community Action Plan (CAP),” kata Ade, Kamis (13/02/2020).

Baca Juga :  Karang Taruna Galang Dana untuk Bantu Korban Kebakaran

Ia menambahkan, dari 620 usulan rencana pembangunan tersebut, dijelaskannya hanya 17 usulan yang berupa non fisik. Selebihnya 96 usulan berupa pengadaan barang dan 507 usulan berupa rencana pembangunan fisik.

“Jika dipersentasekan, dari 100 persen usulan rencana pembangunan masih didominasi usulan fisik yakni sebesar 82 persen. Hanya 17 persen usulan non fisik dan 15 persen usulan barang,” jelasnya.

Baca Juga :  Anggota Komisi C Sambangi Warga Rawa Badak Utara

Wakil Wali Kota Jakarta Utara, Ali Maulana Hakim, yang hadir dalam kesempatan itu menyarankan agar jajaran kecamatan, masyarakat, swasta dan akademisi berkolaborasi ciptakan program guna merealisasikan usulan tersebut. Tidak hanya berupa rencana pembangunan fisik, namun juga memprioritaskan pembangunan non fisik atau Sumber Daya Manusia (SDM).

“Tadi saya sampaikan untuk usulan yang ditolak, saya mengusulkan untuk dikaji ulang. Jika tidak ada dalam templatenya itu bisa diusulkan tersendiri atau menyusul untuk disampaikan ke tingkat kota dan SKPD terkait,”terangnya. (Johan/Amin)

Berikan Komentar Anda Pada Berita Ini
Bagikan :