oleh

Munas VIII Kadin Indonesia Pindah di Kendari, Adik Dwi Putranto: 21 Provinsi Tidak Setuju

Faktual.Net, Surabaya, Jatim. Adik Dwi Putranto, Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur mempermasalahkan rencana Kadin Indonesia memindahkan lokasi Musyawarah Nasional (Munas) VIII Kadin yang akan digelar di Bali pada 2-4 Juni 2021 tetapi berubah dan jadwalnya pun di undur. Lokasi pemindahannya bertempat di Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) pada 30 Juni 2021.

Adik mengatakan, seluruh panitia dan pengurus Kadin provinsi telah mempersiapkan diri atas Munas tersebut. Booking tiket pesawat hingga hotel. Bahkan, informasinya panitia telah mengeluarkan 40% dana dari total biaya pelaksanaan Munas.

“Kemarin ada rencana dari Ketua Umum Kadin Indonesia Rosan Roeslani untuk memindahkan lokasi Munas ke Kendari provinsi Sultra pada 30 Juni 2021, katanya atas permintaan Presiden Joko Widodo”, kata Adik di lansir dari BeritaSatu.com.

“Saya tidak paham pertimbangannya apa. Kadin Jatim merasa keberatan atas rencana itu karena dari awal yang sudah disiapkan jadi tuan rumah adalah provinsi Bali. Keputusan pelaksanaan di Bali adalah untuk mendongkrak perekonomian Bali yang menjadi sentra pariwisata Indonesia. Kalau pariwisata Bali bergerak, saya yakin semua akan bergerak,” kata Adik di Surabaya, Sabtu (29/5/2021).

Baca Juga :  Kapolda Jateng : Warga Jateng Tetap Ikuti Aturan Pemerintah Dengan Menggunakan Masker, 5M Dan 3T

Adik menyebutkan bahwa ada tiga Kadin Provinsi yang sebelumnya mengajukan diri untuk jadi tuan rumah Munas ke-VIII Kadin, yaitu Kadin Jatim, Kadin Bali dan Kadin Kepulauan Riau. Namun setelah melalui berbagai pertimbangan, akhirnya diputuskan Munas ke VIII akan digelar di Bali.

“Kadin Jatim setuju provinsi Bali sebagai tuan rumah Munas VIII Kadin karena untuk dongkrak sektor pariwisata nasional. Kadin Jatim sangat memahami karena itu sangat dibutuhkan. Dan teman-teman di Bali dan OC (organizing comittee) sudah persiapkan penyelenggaraannya,” ucapnya.

Untuk itu kata Adik, Kadin Jatim akan berkirim surat ke Kadin Indonesia agar rencana pemindahan lokasi Munas ke VIII tidak dilanjutkan dan pelaksanaannya tetap di Bali.

Baca Juga :  Gunakan Mobil Water Canon, Polres Boyolali Semprot Kawasan Asrama Haji Donohudan

“Secara lisan sudah kami sampaikan karena Bali sangat membutuhkan itu untuk menaikkan pariwisata. Harapan kami Ketum Kadin Indonesia bisa menjelaskan kepada presiden. Munas bukan hanya soal pemilihan Ketua Kadin Indonesia tetapi juga untuk mendorong ekonomi di daerah yang menjadi tuan rumah,” tegasnya.

Menurut Adik, yang tidak setuju pemindahan Munas ke-VIII ke Kendari tidak hanya Kadin Jatim, tetapi ada sekitar 21 Kadin provinsi yang juga menyatakan ketidaksetujuan terkhusus Bali.

“Karena kalau di Bali jelas akan menimbulkan efek terhadap pariwisata Bali. Kalau di Kendari, apa efeknya? Itu yang harus dipikirkan. Kita dorong Kadin Indonesia agar bisa memberikan penjelasan kepada presiden agar Munas VIII Kadin Indonesia tetap terselenggara di Bali,” tutupnya.

Redaksi/Sumber foto istimewa

Berikan Komentar Anda Pada Berita Ini
Bagikan :