oleh

Muhammad Alamsyah: Menilai Hasil Verifikasi Calon Tenaga Kerja Lokal di PT VDNI dan OSS Memprihatinkan

📷 Muhammad Alamsyah Ketua BEM Fisip UHO

Faktual.Net, Kendari, Sultra – Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip) Universitas Halu Oleo (UHO) Muhamad Alamsyah, menilai pengumuman hasil verifikasi berkas calon tenaga kerja lokal yaitu di PT. Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) dan PT. Obsidian Stainless Steel (OSS) yang telah selesai dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe, sangat memprihatikan untuk kepentingan golongan.

Muhamad Alamsyah, mengungkapkan bahwa dari hasil verivikasi dinyatakan ratusan orang yang lolos berkas, hanya ada kurang dari sepuluh nama yang berasal dari zona lima yang dinyatakan lolos, sudah sangat jelas ini bentuk diskriminasi kedaerahan (05/08/2020).

Baca Juga :  Dandim 0736/Batang Lakukan kunjungan Dan Pantau Penerapan Prokes

Dalam seleksi penerimaan tenaga kerja lokal, Pemda Konawe terkesan mengedepankan kepentingan golongan, yang semestinya bisa menaungi seluruh kepentingan masyarakat Sultra dalam hal penerimaan karyawan PT.VDNI Dan OSS Sesuai hasil MOU dengan dua perusahaan tersebut.

“Harusnya dengan penerimaan tenaga kerja yang akan bekerja di PT.VDNI dan OSS oleh pemerintah daerah Kabupaten Konawe penyerapan tenaga kerja harus lebih humanis dan transparan,” tegasnya Alamsyah.

Baca Juga :  Maitara Resmi Dicanangkan Pulau Bebas Ponografi Anak

Sambungnya, Alamsyah yang juga putra daerah Kabupaten Muna menolak hasil verivikasi berkas yang telah diumumkan oleh Pemkab Kabupaten Konawe.

“Calon tenaga kerja yang berasal dari kepulauan tidak semestinya terdiskriminasi seperti ini,” tutupnya.

Reporter: Kariadi

Berikan Komentar Anda Pada Berita Ini
Bagikan :