oleh

Muchlis Malagapi Pantau Proses Pilkades Di Oba Utara

Faktual,Net. Tidore, Malut. Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kota Tidore Kepulauan, Muchlis Malagapi memantau proses pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kota Tidore Kepulauan, dimulai dari Kecamatan Oba Utara.

Dalam kesempatan itu, Ulis sapaan akrab Muchlis Malagapi ini, juga ikut menyapa warga setempat dan mengajak setiap warga masyarakat untuk bersama-sama menjaga suasana Pilkades agar berlangsung dengan aman Dan lancar.

Ulis mengatakan, hingga sejauh ini proses Pilkades masih dalam suasana yang kondusif. Ia berharap agar proses demokrasi yang dilakukan secara serentak pada 26 Desa yang berada di Kota Tidore Kepulauan berkahir dengan semangat kekeluargaan, sehingga bagi kandidat yang terpilih bisa merangkul kandidat yang belum terpilih untuk bersama-sama memajukan Desa.

“Pilkades ini merupakan sebuah Pesta Demokrasi, yang namanya Pesta maka harus disambut dengan gembira Dan diakhiri dengan bahagia. Karena siapapun yang terpilih itu adalah pilihan Rakyat untuk menjadi seorang pemimpin. Dan sebagai Pemimpin harus mengedepankan semangat persatuan Dan kesatuan dalam bermasyarakat, agar tidak mudah dipecah belah. Tidak boleh saling memukul, tapi harus saling merangkul,” ujarnya.

Muchlis Malagapi Saat Memantau Proses Pilkades Di Desa Ampera

Ia menambahkan, persoalan Pilkades sesungguhnya bukan Tujuan dari Demokrasi, melainkan hal itu hanya sebatas sarana atau jalan untuk melahirkan sosok kepemimpinan, yang menjadi Tujuan daripada Demokrasi adalah pelayanan terhadap Masyarakat. Karena dari Rakyat lahirlah Kepala Desa. Olehnya itu, ini menjadi tantangan besar bagi siapapun yang terpilih sebagai Kepala Desa dalam mengelola sistem pemerintahan di tingkat Desa.

“Saya berharap masyarakat tidak menjadikan Proses pilkades ini adalah akhir dari sebuah Demokrasi, karena yang menjadi tujuan utama dari Demokrasi adalah Kesejahteraan Masyarakat itu sendiri Dan Kemajuan Desa. Olehnya itu, mayasarakat juga harus mengawal jalannya roda Pemerintahan di tingkat Desa agar setiap program Yang dicanangkan dapat berjalan dengan baik Dan berpihak terhadap Masyarakat. Karena Masyarakat juga punya peran penting dalam membangun Desa,” jelasnya.

Selain itu, Ulis juga mengucapkan banyak terimakasih kepada pihak TNI Dan Polri yang ikut mengawasi jalannya proses pilkades. Proses ini juga dijalankan dengan menggunakan protap kesehatan dalam situasi pandemi Covid-19 sebagaimana yang diatur dalam Permendagri Nomor 72 Tahun 2020 Tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Menteri Dalam Negeri, Nomor 112 Tahun 2014 Tentang Pemilihan Kepala Desa.

Sekdar diketahui, Pilkades serentak pada 26 Desa di Kota Tidore Kepulaian itu, terdiri dari 23 Desa yang berada di Wilayah Oba, 2 Desa di Pulau Mare Kecamatan Tidore Selatan, Dan 1 Desa berada di Pulau Maitara, Kecamatan Tidore Utara.

 

Reporter : Aswan/Ute

Berikan Komentar Anda Pada Berita Ini
Bagikan :