oleh

Meski Sibuk, Ismail Dukomalamo Luangkan Waktu Support Peserta USBK dan Guru

Faktual,Net. Tidore, Malut. Kepala Dinas Pendidikan Kota Tidore Kepulauan Ismail Dokumolamo, S.Pd.,MM, di sela-sela kesibukannya karena sedang menjalankan tugas kedinasannya di Jakarta masih menyempatkan menyapa peserta Ujian Sekolah Berbasis Komputer (USBK) Jenjang Sekolah Dasar secara virtual, Selasa, (6/4/21)

Dalam arahannya kepala dinas menyampaikan permohonan maaf kepada kepala sekolah, guru-guru dan peserta ujian karena pada saat ujian, dirinya tidak berada di tidore untuk melihat/memonitoring secara langsung. Namun semuanya tidak akan mengurangi nilai pelaksanaan ujian tersebut.

Ismail mengapresiasi pelaksanaan USBK secara daring kali ini, karena merupakan langkah awal dalam kaitannya menghadapi pembelajaran di era 4.0 di abad 21. Sehingga dapat memotivasi guru dalam rangka meningkatkan kompetensi di bidang IT.

Ia juga menegaskan bahwa di awal pandemi guru-guru diajak untuk mengambil sisi positifnya dan jangan melihat dari segi negatifnya. Artinya, kalau tidak ada pandemi, mungkin pelaksanaan ujian tahun ini masih secara manual dengan berbasis kertas. Tetapi karena pandemi, akhirnya memotivasi Dinas Pendidikan, Korwil, dan memotivasi Kepala sekolah bersama guru untuk melaksanakan ujian secara online.

Ia menyadari bahwa pelaksanaan USBK ini memang merupakan pekerjaan yang cukup berat, menguras tenaga bapak ibu kepala sekolah dan guru, tetapi semua itu tidak menjadikan alasan bagi bapak ibu guru untuk berputus asa.

“Hari ini adalah wujud nyata dari hasil jerih payah bapak ibu guru selama ini. Sehingga pelaksanaan penilaian secara online ini bisa dilaksanakan,” tuturnya.

Di saat memberikan arahan dan motivasi kepada peserta ujian, Ismail menyempatkan untuk melakukan testimoni kepada beberapa peserta ujian. Salah satunya adalah Aqila Naura, peserta USBK dari SD Negeri 1 Indonesiana.

Di dalam dialognya, Ismail menanyakan, lebih enak mana, antara ujian berbasis komputer/HP atau berbasis kertas. Secara sepontan peserta ujian tersebut menjawab lebih enak berbasis komputer/HP.

Dari jawaban tersebut Ismail menghimbau kepada semua kepala sekolah dan guru-guru untuk selalu menerapkan IT pada saat penilaian, meskipun ke depan pembelajaran di kota tidore kepulauan sudah dilakukan secara luring/Tatap Muka

Sementara Koordinator Wilayah Bidang Pendidikan, Kecamatan Tidore dan Tidore Timur mengatakan, Akhmad Nurul Hasan, mengatakan USBK Kecamatan Tidore dan Tidore Timur diikuti oleh 21 sekolah dasar yang terdiri dari 15 sekolah dasar di kecamatan Tidore dan 6 sekolah dasar di kecamatan Tidore timur.

Peserta yang mengikuti USBK di Kecamatan Tidore dan Tidore Timur berjumlah 455, terdiri dari 235 peserta laki-laki dan 220 peserta perempuan. USBK secara online dilaksanakan selama 4 hari, mulai dari tanghal 5-8 April 2021.

Sekedar diketahui pelaksanaan USBK untuk tingkatan SD di Kota Tidore Kepulauan dilaksanakan di masing-masing Kecamatan, baik di Empat Kecamatan Pulau Tidore maupun Empat Kecamatan di daratan Oba.

 

Reporter : Aswan

Berikan Komentar Anda Pada Berita Ini
Bagikan :