Faktual.Net, Makassar, Sulsel – Pedagang kaki lima yang tergabung dalam Asosiasi pedagang anjungan Pantai Losari Kota Makassar.
Terlihat ratusan pedagang kaki Lima merasa gerah karena lampu ditempat Jualannya dimatikan sebelum waktu yang ditentukan oleh pemerintah kota Makassar.
Hal itu ia merasa gerah karena waktu jam operasionalnya dibatasi dan merugi.
“Kami tidak butuh janji-janjinya pak Dani kami lapar Pak Dani pembohong itu berasnya di atas jangan ditumpuk bagikan orang dibawa” sontak pedagang dengan satu suara.
Sementara walikota Makassar Danny Pomanto tidak memberikan jawaban dihubungi sebelumnya melalui jejaring WhatsApp.
Laporan: Sambar













