Menghadirkan Ulama Ahli Hadits, STDI Imam Syafi’i Akan Selenggarakan Seminar Internasional Penanggulangan Isu Radikalisme

161

Faktual.Net, Jember, Jatim. Isu Radikalisme saat ini menjadi bola liar yang dihembuskan banyak pihak untuk kepentingan jangka pendek dan komoditas politik sekelompok orang yang mencari keuntungan sesaat.

Dalam rangka menangkal fitnah dan provokasi seputar isu radikalisme, maka Sekolah Tinggi Dakwah Islam (STDI) Imam Syafi’i Jember Jawa Timur akan mengadakan Seminar Internasional tentang Peranan Ahli Hadits Klasik dan Kontemporer Dalam Upaya Menanggulangi Radikalisme, inshyaaAllah diadakan pada tanggal 20-22 September 2019.

“Saat ini isu radikalisme semakin marak, dan terjadi penafsiran-panafsiran yang liar tentang radikalisme yang dijadikan sebagai alat untuk memfitnah dan memprovokasi dalam perbedaan,” tutur Ustad Dr Ali Musri Semjan Puttra MA selaku Ketua Panitia Pelaksana kegiatan Seminar Internasional itu pada Selasa, 17/9/2019.

Kegiatan seminar tersebut direncanakan akan menghadirkan para pembicara dari ulama ulama Hadits tingkat dunia dari beberapa negara Timur Tengah.

“Masyarakat telah membiaskan berbagai upaya yang dilakukan untuk menanggulangi radikalisme itu sendiri,” kata Ustdz Ali Musri.

Dalam acara tersebut, direncanakan sebagai Keynote Speaker adalah Prof Dr Phil Kamaruddin Amin MA selaku Dirjen Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI, Staf Khusus Presiden RI bidang Keagamaan Internasional, Dr Hj Siti Ruhaini Dzuhayatin MA serta Kepala BNPT Komjen Pol Drs Suhardi Alius.

“Seminar international yang akan kami selenggarakan sebagai upaya untuk mengenal apa itu radikalisme, sebab dan bentuk-bentuknya, serta solusi penanggulangannya,” tandas Dr Ali Musri.

Adapun para pembicara lainnya dalam seminar internasional tersebut adalah Prof Dr Abdullah bin Abdul Aziz Al Faleh (Dekan Fak Hadits dan Ilmu Hadits Univ Islam Madinah), Prof Dr Ali Ibrahim Saud (Guru Besar Ilmu Hadits Univ Alu Al Bayt, Amman Yordania) Prof Dr Abdus Sami’ Muhammad Anis (Gak Syariah Univ Sharjah, UEA) dan beberapa ulama ulama hadits lainnya.

Redaksi

Berikan Komentar Anda Pada Berita Ini
Bagikan :