oleh

Melawan Lupa Bersama Sanggar Seni Qisty Art, Budaya di Makan Zaman

Faktual.Net, Sinjai, Sulsel, – Slogan Bumi Panrita Kitta, milik Kabupaten Sinjai di kenal keindahan Alam dan ke aneka ragaman budaya dan bahasanya di ikat dengan Sinjai Bersatu, kini nyaris luntur termakan zaman.

Nurhalifa S.pd, sosok ibu dua dari Alumni Universitas Negeri Makassar (UNM) Fakultas ilmu keolahragaan UNM jurusan Penjaskesrek tahun (2002-2006), melihat dari itu disekitanya.

Terkait kebiasaan sehari hari suku bugis khususnya Bugis Sinjai, Tradisi Adat dan Budaya nyaris luntur atau puna, pada tahun (2017-2020) kembali ke kampus dengan program S2 UNM, Fakultas seni dan desain, Jurusan Sendratasik singkatan dari, (seni Musik, drama dan tari).

“Dari kecintaan saya terhadap adat dan budaya, melalui Sanggar Seni Qisty Art yang dirikan, hanya ingin melestarikan budaya yang ada di sinjai, melaui tarian paduppa dan Oson karena saya lihat budaya di Sinjai tidak kental lagi atau nyaris luntur terkikis zaman” Ucapnya.

Berawal apa yang di lihatnya terkait, Adat dan tradisi budaya Bugis yang terkikis di makan zaman, di tambah lagi kurang regenesi apalagi berkotaminasi dengan tehnologi modern, membuat dia ganti haluan dari Ilmu ke olaragaan menjadi seni. Minggu, (04/04/2021)

“Sudah lama saya ingin mendirikan sanggar karena pengetahuan saya, di bidang seni masih minim, baru saya berani mendirikan sanggar di saat masuk kulia di UNM dengan Fakultas seni dan desain, Jurusan sendratasik (seni Musik, Drama dan tmTari)” tuturnya.

Adapun motivasi mendirikan sanggar Qisty Art. hanya untuk mengenalkan agar tidak terlupakan Salah satunya jenis tarian khas Bugis di antaranya Tari Paduppa. (rec.bahasa Bugis, Arti bahasa Menjemput).

“Karena saya ingin mengajak kallolona (Muda mudi) Sinjai, khususnya Kecamatan Sinjai Selatan dan Tellulimpoe bahwa seperti ini ragamnya tari padduppa, untuk mengenalkan adat dan budaya sejak dini itulah tujuan saya mendirikan sanggar Qisty Art” tutupnya.

Selain dari itu, Nurhalifa, selaku pendiri sekaligus pembina di sanggar Qisty art, dia sebagai guru Seni Budaya di UPTD SMPN 23 Sinjai.

Editor :Dzul

Berikan Komentar Anda Pada Berita Ini
Bagikan :

Tajuk Berita