Example floating
Example floating
BeritaPemerintahan

Kota Makassar Terapkan PSBB, Pangdam XIV/Hasanuddin Siapkan Tempat Penampungan Untuk Tukang Becak dan Tuna Wisma

×

Kota Makassar Terapkan PSBB, Pangdam XIV/Hasanuddin Siapkan Tempat Penampungan Untuk Tukang Becak dan Tuna Wisma

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Faktual.Net, Makassar. Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) khusus di Kota Makassar telah menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) mulai Jum’at, 24 April hingga 7 Mei 2020 . Dalam masa tersebut, Panglima Kodam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Andi Sumangerukka, S.E kembali menunjukan keseriusan untuk memutus rantai penyebaran Covid-19 di wilayah Sulsel dan meringankan beban masyarakat dengan telah menyediakan tempat penampungan sementara untuk tukang becak dan tuna wisma.

Hal ini disampaikan Pandam XIV/Hasanuddin saat mengumpulkan dan bertatap muka dengan ratusan tukang becak, pemulung, kaum duafa dan para tuna wisma, di lapangan Hasanuddin Makassar, Selasa, 28/4/2020.

Pasang Iklanmu
Example 468x60
Pasang Iklanmu

Dalam kesempatan tersebut, Pangdam menawarkan kepada warga yang tidak memiliki tempat tinggal tetap, untuk sementara waktu tinggal di tempat penampungan yang disiapkan oleh Kodam XIV/Hasanuddin untuk menghindarkan mereka dari penyebaran Covid 19.

“Saribattangku ngaseng (saudaraku semua), kondisi sekarang sangat riskan akan terjadinya penularan penyakit. Oleh karena itu, kita berharap dari saudara-saudara yang mau kita tempatkan silahkan tinggal disana, setiap hari akan kita kasih makan, tempatnya sangat nyaman, silahkan ditempati,” kata Pangdam.

Dia juga mengatakan bahwa bagi yang memiliki rumah maupun keluraga di Makassar, agar memberikan data dan alamat yang benar, sehingga apabila ada bantuan baik makanan maupun sembako akan diantarkan oleh anggota TNI ke alamat warga yang telah terdaftar sehingga bantuan ini dapat tepat waktu dan tepat sasaran.

Pangdam juga menjelaskan bahwa kondisi sekarang yang berkaitan dengan penerapan PSBB harusnya seluruh warga tidak berada di jalan, dan harusnya berada di rumah.

Baca Juga :  DPC GMNI Kendari Kecam Dugaan Kekerasan Seksual oleh Oknum TNI, Desak Penanganan Transparan

“Saya sangat mengharapkan agar warga yang hadir ini, bisa tinggal di tempat yang telah ditentukan sehingga tidak ditemukan lagi ada warga yang tidur di jalan,” harapnya.

Dalam kesempatan itu, Pangdam mengajak warga untuk mematuhi aturan PSBB yang kini ditentukan oleh pemerintah Kota Makssar untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Saya selalu merasa kasihan, bapak-bapak semua adalah bagian dari saya, mari kita sama-sama mencegah penyakit ini dan kami semua bisa memberikan manfaat buat bapak-bapak semua, jangan kuatir akan kita fasilitasi semua dan akan kita berikan apa yang kita miliki” tambahnya.

Ditempat yang sama, Kepala Staf Kodam Hasanuddin Brigjen TNI Andi Muhammad menjelaskan bahwa tempat yang disiapkan oleh Kodam tersebut bukan tempat perawatan orang sakit, sehingga warga diharapkan tidak takut.

“anjo tampak penampungannga, teai penampungan tau garring, jari teaki mallakki, anne teai ri ballak garingnga ni tampung (tempat penampungan ini, bukan penampungan orang sakit, jadi jangan takut, ini bukan di tampung di rumah sakit)” ucap Kasdam dalam bahasa Makassar.

Kasdam juga mengatakan agar seluruh warga tidak meremehkan penyakit yang diakibatkan oleh virus corona ini dan bersama-sama melawan penyebaran virus corona dengan menghindari kerumunan, memakai masker dan menjaga kebersihan.

Reporter : Marwan Toasa

Tanggapi Berita Ini
https://faktual.net/wp-admin/post.php?post=199474&action=edit