Komodo” Warisan Purba Di Bumi Indonesia”

64

Faktual. Net, Kupang. Pulau Komodo terletak di sebuah selat antara pulau Flores di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Sumbawa di Nusa Tenggara Barat (NTB). Di pulau tersebut tinggal binatang purba peninggalan zaman pra sejarah yang bernama Komodo.

Komodo atau nama latinnya Varanus Komodoensis adalah jenis reptil purba karena dianggap telah ada sejak jutaan tahun yang lalu dan bentuk tubuhnya tidak banyak berbeda dengan nenek moyangnya dari keluarga reptil purba. Oleh penduduk setempat binatang ini dikenal dengan nama Ora, Naga Komodo dan Biawak Komodo.

Secara fisik Komodo mirip dengan biawak tetapi tubuhnya jauh lebih besar dibanding biawak biasa. Kadal raksasa ini memiliki tubuh dengan panjang mencapai 4 meter dan berat mencapai 165 kg. Panjang cakarnya mencapai 10 cm. Warna kulitnya bervariasi tetapi umumnya coklat pasir dengan bintik gelap. Perenang yang baik dan bisa menyelam dalam air sampai kedalaman 5 meter dan mempunyai inteligensi yang bagus.

Komodo hanya terdapat di Indonesia tepatnya di pulau Komodo, sebelah barat Pulau Flores. Pulau Komodo adalah pulau kecil sepanjang 35 km merupakan habitat utama Komodo disamping beberapa pulau lainnya yang berdekatan dengan pulau Komodo.

Binatang Komodo Hanya Terdapat Di Pulau Komodo, Indonesia.

Komodo biasa terdapat di padang rumput yang kering, belukar, dan pinggiran hutan. Komodo muda hidup di atas pohon, memakan serangga, sampai berumur sekitar satu tahun dan panjang 90 cm, setelah itu untuk seterusnya hidup di tanah.

Komodo adalah karnivora (pemakan daging) dan merupakan predator  puncak di habitatnya. Komodo merupakan pemakan yang rakus, ia suka memakan hampir seluruh bagian tubuh mangsanya termasuk tulang, bulu, dan kuku mangsanya. Komodo adalah reptil yang tidak perlu sering makan. Sekali makan cukup untuk mengisi perutnya untuk beberapa hari.

Komodo dapat hidup sampai sekitar 20 tahun. Populasinya di pulau Komodo sekitar 4000 sampai 5000 ekor. Dari jumlah itu hanya sekitar 350 ekor betina yang berbiak. Komodo betina lebih kecil dari Komodo jantan.

Perlindungan hukum atas perdagangan Komodo telah mengurangi perburuan komersial atas hewan ini. Pulau Komodo sendiri pada tahun 1986 telah ditetapkan UNESCO sebagai situs warisan dunia.

Berikan Komentar Anda Pada Berita Ini
Bagikan :