Faktual.net, Jakarta Barat, DKI Jakarta – Soal masyarakat sebut susah dan mahalnya membuat Surat Izin Mengemudi (SIM) di Satpas Daan Mogot menjadi liar dan menyeret nama Ketua Koordinatoriat PWI Jakarta Barat.

Hal itu langung dibantah oleh Kornelius Naibaho Ketua Koordinatoriat Jakarta Barat terkait namanya disebut oleh salah satu staf Satpas SIM Daan Mogot.
“Saya kenal bang Kornel, dia teman saya,” ujar Kris salah satu staf Satpas SIM saat dikonfirmasi Wartawan. Senin, (24/10/2022)
Terkait namanya di sebut oleh salah satu Staf Satpas SIM, Kornelius Naibaho meminta Kepala Satpas SIM untuk melakukan Klarifikasi.
“Karena nama saya disebut sebanyak 3 x oleh Staf Satpas SIM bernama Chris. Saya meminta agar yang bersangkutan maupun Pimpinan Satpas SIM untuk mengklarifikasi pernyataannya yang telah membuat gaduh rekan-rekan wartawan di Jakarta Barat,” tegas Kornelius Naibaho.
Selain itu ia juga mendesak Kapolda dan Dirlantas Polda Metro Jaya untuk mencopot Kasie Satpas SIM yang diduga memelihara biro jasa untuk melegalkan pungli.
“Kami mendesak Kapolda dan Dirlantas untuk mencopot Kasie Satpas SIM Daan Mogot dari Jabatannya, karena diduga telah melegalkan calo dan praktek pungli yang meresahkan masyarakat,” ungkapnya
Ia juga meminta Kapolri dan Polda Metro Jaya untuk segera mengevaluasi para Pejabat Utama di Satpas SIM yang terkesan tutup mata atas praktik percaloan di lingkup kerjanya.
“Rupanya himbauan dan ketegasan Kapolri dianggap angin lalu oleh anak buahnya.
Saatnya polri berbenah, kami sebagai insan pers sangat mendukung langkah kapolri untuk bersih-bersih dari oknum yang menjual seragam untuk kepentingan pribadi dan kelompoknya,” tegas Kornel.
Untuk diketahui sebelumnya Wartawan melakukan konfirmasi ke Satpas SIM Daan Mogot perihal susah dan mahalnya biaya pembuatan SIM di Satpas Daan Mogot.
Wartawan disarankan oleh salah satu staf Satpas SIM untuk melakukan konfirmasi ke Kabid Humas Polda Metro Jaya, bahkan Staf tersebut mengaku kenal dengan Ketua PWI Koordinatoriat Jakarta Barat.
Reporter: Johan Sopaheluwakan
















