Example floating
Example floating
Iklan Ramadhan
DaerahEkobis

Kerang Darah Sulteng Tembus Pasar Ekspor

91
×

Kerang Darah Sulteng Tembus Pasar Ekspor

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

faktual.net, Palu Sulteng. Dalam dua bulan terakhir satu lagi Komoditas perikanan Sulawesi Tengah (Sulteng) yang tembus pasar ekspor dengan negara tujuan Singapura yakni jenis Kerang Darah, hewan bercangkang keras yang memiliki kandungan Protein Hewani yang tinggi sehingga sangat diminati pasar ekspor ke Negara Singapura.

Hamzah dari Stasiun Karantina Ikan Palu menyebutkan bahwa berdasarkan data, Kerang dengan nama latin Anadara Granosa yang berasal dari pesisir Sulteng bagian Utara, data yang tercatat di Stasiun Karantina Ikan Palu dalam waktu dua bulan terakhir frekwensi ekspor Kerang Darah sudah mencapai 10 kali pengiriman dengan total volume pengiriman mencapai 6 Ton (5.945 kg ).

Pasang Iklanmu
iklan 468x60
Pasang Iklanmu

“Potensi Ekspor Ikan hasil perikanan di Sulteng cukup besar di mana daerah ini memiliki 4 wilayah pengelolaan perikanan (WPP) yakni Selat Makassar, Laut Sulawesi, Teluk Tolo dan Teluk Tomini dengan beberapa Komoditas Unggulan seperti Tuna, Tongkol dan Cakalang ( TTC ), beberapa komoditas unggulan lain yang memiliki peluang ekspor kedepannya adalah Udang Ronggeng, Sidat dan Demersal dan Pelagis Frozen”, ucapnya pada Sabtu, 5 November 2022.

Baca Juga :  Warga Desak Evaluasi Kinerja Kepala Desa Ulujangang, Soroti Kepatuhan Jam Kerja

Akselerasi Ekspor ikan dan hasil perikanan yang di gagas oleh Stasiun KIPM Palu beserta lintas sektor beberapa tahun lalu kini semakin menggeliat, Setelah sukses ekspor perdana Komoditas Tuna (Thunnus sp) pada tahun 2019 ke Thailand, Amerika dan negeri Sakura Jepang kemudian di susul pada akhir tahun 2021 sukses ekspor Ikan Kerapu hidup (Epinephelus sp) ke Hong Kong.

Untuk menentukan dan meningkatkan nilai ikan dan hasil perikanan yang sesuai dengan norma standar prosedur dan kriteria (NSPK) agar diterimanya lebih luas di negara Importir maka Pemerintah menghadirkan Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) sebagai quality assurance.

Sesuai dengan perannya BKIPM melakukan sertifikasi CKIB untuk ikan dan sertifikasi CPIB dan HACCP untuk hasil perikanan guna memastikan bahwa kegiatan budidaya menerapkan biosecurity sekaligus memenuhi persyaratan Mutu dan bebas penyakit sekaligus Sertifikasi menjadi Lisensi bagi pelaku Usaha Eksportir perikanan.

Reporter : Indra JM

Tanggapi Berita Ini