Faktual.Net, Jakarta Utara, DKI Jakarta-Kelurahan Kelapa Gading Timur, Kecamatan Kelapa Gading, Jakarta Utara menyiapkan tiga lokasi sebagai sentra vaksinasi bagi warga berusia di atas 18 tahun ke atas untuk mempercepat upaya mengendalikan penularan COVID-19.
Seketaris Kelurahan Kelapa Gading Timur, Yeni Fisdiyanti mengatakan, sentra vaksinasi tersebut berada di Gedung Yudo, Puskesmas Kelapa Gading Timur I, serta Puskesmas Kelapa Gading Timur II.
“Kami melakukan vaksinasi untuk mendukung ‘herd immunity’ di Jakarta,”kata Yeni, saat di konfirmasikan Jumat (24/06/2021).
Selain itu, kami juga telah melaksanakan layanan vaksinasi dinamis COViD-19 yang di mulai dari tanggal 15 Juni 2021-23 Juni 2021, dimana lokasi terakhir berada di RW 14. Kegiatan vaksinasi dinamis dilaksanakan dari pukul 08.00-13.00 dimana setiap pelaksanaan vaksinasi dinamis targetnya sebanyak 150-250 perharinya.
“Untuk pelaksanaan vaksinasi dinamis COVID-19 terakhir di laksanakan di RW 14. Untuk saat ini, kami sedang menunggu dari RW terkait data warga yang belum ikut vaksinasi nanti data tersebut kami sampaikan ke Puskesmas untuk selanjutnya diikuti sertakan untuk mendapatkan vaksinasi di sentra vaksinasi,”ujar Yeni.
Untuk menarik minat warga diatas 18 tahun untuk ikut vaksinasi di masa pandemi COVID-19, jajaran Kelurahan Kelapa Gading Timur bersama Puskesmas Kelurahan Kelapa Gading Timur menguatkan koordinasi dengan pengurus RT/RW, kader dasawisma, dan unsur terkait lainnya.
“Secara intensif, kami berkoordinasi dengan jajaran terdekat dengan warga untuk memberikan pemahaman kepada warga agar mau divaksinasi,” ungkapnya.
Sosialisasi tentang manfaat vaksinasi di masa pandemi COVID-19 masih terus dilaksanakan.
“Kami terus mengimbau dan membuat testimoni mengenai pentingnya vaksinasi COVID-19 seperti bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan sebagainya. Harapan kami, masyarakat sadar bahwa mematuhi protokol kesehatan dengan 5M dan vaksinasi adalah salah satu bentuk perlindungan diri terhadap COVID-19. Semoga masyarakat bisa memahami hal ini dan kasus segera turun sehingga aktifitas kembali normal,”tambah Yeni.
Reporter Amin Hidayat















