Faktual.Net, Gowa, Sulsel– Pendidikan dan pelatihan (Diklat) yang dilaksanakan oleh Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Batangkaluku yang berlangsung di BPP Limbung, Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa, Kamis (24/6/2021).
Kegiatan ini dihadiri oleh 30 orang peserta dari semua kelompok penyuluh yang ada
di Kabupaten Gowa dan berlangsung selama 3 hari kedepan.
Kegiatan ini mengangkat tema “Pelatihan Teknis Tematik Pengendalian Hama dan Penyakit Pada Tanaman Cabai Bagi Aparatur Angkatan l.
Riswan Petani muda dari Kecamatan Barombong yang membawakan materi pada pelatihan tersebut menjelaskan bahwa dalam budidaya tanaman cabai, memang menjadi tantangan tersendiri bagi para petani di karenakan tanaman cabai rentang terkena hama dan penyakit.
“Hal ini bisa diminimalisir asalkan petani bisa mengetahui jenis-jenis hama dan penyakit pada tanaman cabai seperti Layu bakteri, bercak daun, busuk buah, layu Fusarium, penyakit kuning dll,” tandas Riswan.
“Karena pada dasarnya setiap hama dan penyakit pada tanaman cabai bisa dicegah dan diobati, dan semua jenis pestisida sudah tersedia di toko tani asalkan sesuai dengan dosisnya,” lanjutnya.
“Khusus pada layu Fusarium pada tanaman cabai bisa dicegah dari awal ,di karenakan faktor yang mempengaruhi penyakit jenis ini tergantung pada kondisi tanah yang kurang subur atau banyaknya bakteri, jadi bisa dicegah dengan menaburkan kapur pertanian( Dolomit ) atau furadan,” tambahnya.
“Saya menyarankan untuk seluruh petani, khususnya petani cabai agar melakukan pemupukan berimbang agar PH tanah tetap terjaga, dan jangan terlalu berlebihan menggunakan pestisida kimia untuk menjaga kesuburan tanah, agar tanaman tidak rentang terkena bakteri atau virus,” tutup Riswan.
Reporter : Asywar















