Example floating
Example floating
BeritaKampus

Kehadiran Jokowi Diwarnai Demonstrasi, Ketua BEM FIB UHO: Harusnya Mampu Selesaikan Problem di Sultra

×

Kehadiran Jokowi Diwarnai Demonstrasi, Ketua BEM FIB UHO: Harusnya Mampu Selesaikan Problem di Sultra

Sebarkan artikel ini
Arjun Saputra Ketua BEM FIB UHO.📷 Foto: Ist
Example 468x60

Faktual.Net, Kendari, Sultra – Telah dikabarkan Munas ke-VIII Kamar Dagang dan Industri (Kadin), yang di buka oleh Presiden Jokowi di Pelataran Masjid Al-Alam Kendari, walaupun wabah Covid-19 meningkat, Sejumlah kelompok mahasiswa protes kebijakan pemerintah.

Pasalnya dengan dihadiri beliau di bumi anoa ini banyak dari kalangan mahasiswa dan masyarakat yang ikut berbondong-bondong menyambut dan bahkan menolak kehadiran presiden Joko Widodo dengan berbagai alasan, dari kekhawatiran akan meningkatnya kluster penyebaran Covid-19, menuntut Presiden Joko Widodo menuntaskan seluruh kasus penambangan ilegal mining yang kerap disuarakan mahasiswa Sutra sampai pada menagih janji pimpinan tertinggi RI. Untuk menyelesaikan kasus penembakan dua orang mahasiswa pada saat demonstrasi RUU KUHP Omnibus Law di Kota Kendari. Hal ini di ungkap oleh Arjun Saputra Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Halu Oleo UHO Kendari.

Pasang Iklanmu
Example 468x60
Pasang Iklanmu

Dia juga sangat meyangkan jika dengan kehadiran Presiden Joko Widodo akan membuat riak yang besar di kalangan masyarakat dan mahasiswa di Sulawesi Tenggara (Sultra).

Baca Juga :  Tak Terima Namanya Dicatut Mantan Camat Siap Lapor!

“Ini sangat disayangkan jika kehadiran Presiden Joko Widodo harus di ramaikan dengan gerakan demonstrasi, karena dapat mengakibatkan peningkatan kluster penyebaran Covid-19,” tutur Arjun Saputra, Ketua BEM UHO. Rabu (30/06).

Arjun menjelaskan, Presiden Joko Widodo harusnya peka dengan riak yang hari ini mulai di suarakan dalam penyambutan dan penolakan kehadirannya di bumi anoa ini, Presiden Joko Widodo diminta untuk membuka ruang Silahturahmi dengan unsur Akademik maupun Lembaga Kemahasiswaan UHO guna mendengarkan apa yang menjadi keluh kesah dan permasalahan di Sultra.

“Jika kehadiran presiden RI ini hanya sebatas membuka Munas Kadi Indonesia, harusnya dengan kehadirannya ke Bumi Anoa ini dapat menyelesaikan segala problematika dan peningkatan mutu pendidikan di Sultra berupa kemitraan strategis antara Kampus khususnya UHO, Kadin dan Pemerintah Pusat,” tutupnya.

Penulis: Kariadi

Tanggapi Berita Ini